oleh

Bojonegoro Kekurangan 248 Guru SMA

BOJONEGORO. Netpitu.com – Permasalahan kekurangan guru mulai tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Bojonegoro masih begitu banyak. Untuk tingkat SMA sampai saat ini mencapai 248 guru.

Dari total 248 kekurangan guru tingkat SMA tersebut untuk mengatasinya Guru Tidak Tetap (GTT) yang ada di sekolahan tersebut bisa mengisi jam mengajar di beberapa SMA yang kurang guru Mata Pelajaran (Mapel) asalkan sesuai ijazah yang dimiliki oleh setiap GTT tersebut.

Djaswadi Kasubag TU, Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro,  mengatakan kekurangan guru itu disebabkan guru mapel tersebut memasuki masa pensiun, sedangkan saat ini belum ada pengangkatan guru.

“Adapun guru SMA yang kekurangan guru ada 34 Mata Pelajaran (Mapel) yakni Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, PPKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sejarah Indonesia, Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Geografi, Sosiologi Ekonomi, Seni budaya, PJOK, Prakarya dan Kewirausahaan, Mulok, BP/BK, BK TIK, Matematika (Peminatan), Sejarah (Peminatan), Bahasa dan Sastra Inggris,Bahasa Jepang, Bahasa Jerman, Bahasa Arab dan Bahasa Mandarin”, jelas Kasubag TU Cabdindik Propinsi Jatim Wilayah Bojonegoro.

Djaswadi menambahkan, total 312 GTT tingkat SMA yang ada saat ini, diperbolehkan membantu mengajar agar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap terus bisa berjalan di SMA yang masih ada kekurangan mapel. Untuk pengisian maupun pengangkatan masih menunggu petunjuk teknis dari pusat, yang penting sementara ini kegiatan belajar mengajar (KBM) tingkat SMA tidak terkendala.

 

(pur)