oleh

Nikah Di Masa PPKM Darurat Wajib Punya Bukti Dokumen Bebas Covid-19

BOJONEGORO. Netpitu.com – Selama Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali mulai tanggal 3 hingga 20 Juli 2021, bagi Calon Pengantin (Catin), Wali dan Saksi yang akan melangsungkan Ijab Kabul wajib melampirkan bukti negatif Swab Antigen yang berlaku minimal 1×24 jam.

Kasi Bimas Islam, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, Abdullah Hafidz mengatakan bahwa bukti dokumen bebas Covid-19 diperlukan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Corona di tempat pernikahan.

Baca Juga :  Gedung Pemkab Bojonegoro Direhab Dengan Anggaran Rp 6,6 Milyar

“Sesuai dengan surat edaran pemerintah, untuk pesta pernikahan di masa PPKM Darurat boleh dilakukan, namun hanya dihadiri oleh anggota keluarga yakni 30 persen”, terang Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Bojonegoro.

Menurutnya, Harus diingat dengan tetap memperhatikan dan mematuhi protokol pencegahan Covid-19 secara ketat, mulai dari menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan.

Baca Juga :  A. Umar : Tuntutan Tidak Rasional, Sukur : Saya Tidak Ambisius

“Untuk pernikahan di masa PPKM Darurat sementara ditiadakan. Penundaan pernikahan tersebut sesuai dengan Surat Edaran dari Kementerian Agama Pusat dan sesuai Surat Edaran dari Bupati Bojonegoro”, tegas Abdullah Hafidz.

Abdullah Hafidz menambah, kita hanya melayani calon mempelai yang sudah mendaftar pernikahan sebelum pemberlakuan PPKM Darurat dengan catatan pernikahan harus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga :  Nesdem Bojonegoro Targetkan 5 Kursi Kemenangan di Pileg 2024

(pur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *