oleh

Wabup Setyo Hartono Daftar Calon Bupati di Partai Gerindra

BOJONEGORO. Netpitu.com – Wakil bupati Bojoneoro, Setyo Hartono, Senin (11/9) ini mendaftarkan dirinya sebagai bakal calon bupati Bojonegoro periode 2018 – 2023, di Partai Gerindra. Setyo Hartono yang akab dipanggil kang Setyo ini sebenarnya adalah juga ketua partai Gerndra Bojonegoro.

Dengan mengambil formulir dan mendaftaran diri sebagai calaon bupat, Setyo Hartono menunjukkan keseriusannya untuk maju bertarung dalam Pilkada Serentak 2018 mendatang.

Seperti diketahui Setyo Hartono, dalam beberapa survey pra Pilkada Bojonegoro, menempati ranking tertinggi baik dari segi ppularitas aupun elektabilitas.

Kedatangan Setyo Hartono di DPC Partai Gerindra Bojonegoro diterima oleh Tim seleksi penerimaan calon bupati dan wakil bupati, Imam Suhadak. Setelah mendapatkan, Setyo Hartono pun langsung mengambil Formulir pendaftaran dan melunasi uang pendaftaran Rp.15 juta.

Kepada Netpitu.com purnawirawan perwira Angkatan Darat itu menyerahkan segala proses pemilihan dan penetapan calon yang akan direkomendasi kepada mekanisme partai.

“Kita serahkan saja ke DPP mas, kita ikuti saja aturan Pansel,” ujar Setyo Hartono.

Selain mendaftar di partai Gerindra, sebelumnya Setyo Hartono juga telah mendaftarkan dirinya sebagai calon bupat ke partai Nasdem, dan Partai Persatuan Pembangunan. Iapun juga mengungkapkan rencananya yang akan mendaftar di partai Demokrat.

Bagi Setyo Hartono, mendaftar di beberapa partai adalah bentuk komunikasi politik yang ia bangun dengan partai lain. Lantaran partai Gerindra di Bojonegoro hanya memiliki 5 kursi di DPRD Bojonegoro sehingga masih membutuhkan sedikitnya 5 kursi tambahan lagi.

Tim seleksi pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Partai Gerindra, Imam Suhadak, membenarkan bahwa kedatangan Ketua DPD Gerindra Bojonegoro, Setyo Hartono, ke kantornya untuk keperluan mengambil formulir pendaftaran calon bupati.

“Beliau adalah kader Gerindra sekaligus Ketua DPD Gerindra, meski demikian kami tetap mengendepankan obyektifitas pelayanan dengan tidak membeda-bedakan kader dan non kader,” terang Imam Suhadak.

Pendaftaran calon bupati dan wakil bupati partai Gerindra ini akan ditutup pada 15 September mendatang.

( Dan)