Seragam Celana dan Rok Jeans Bagi PNS Bojonegoro Picu Pro Kontra

- Tim

Rabu, 11 September 2019 - 16:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seragam Celana dan Rok Jeans Bagi PNS Bojonegoro Picu Pro Kontra.

Seragam Celana dan Rok Jeans Bagi PNS Bojonegoro Picu Pro Kontra.

BOJONEGORO. Netpitu.com – Wouw, Pegawai Negeti Sipil Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro, tiap hari Jumat wajib menggunakan pakaian bawahan (celana/rok) berbagan jeans atau denim.

Kebijakan bupati Bojonegoro yang dituangkan dalam surat edaran bupati 065/1121/412.012/2019, tanggal 10 September 2019, tentang perubahan penggunaan pakaian dinas PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Disebutkan dalam surat edaran salah satu alasan penggunaan bawahan berbahan jeans atau denim adalah meniru pakaian model kekinian yang diterapkan di beberapa instansi tingkat pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas dasar itulah Pemkab Bojonegoro akan menerapkan penggunaan celana/rok berbahan jeans atau denim dengan caratan tanpa asesoris dan atribute yang menyolok. Sedangkan untuk pakaian atasannya memakai baju warna putih.

Baca Juga :  Bangunan Batching Plant di Mojodeso Bermasalah

Kebijakan penggunaan pakaian berbahan jeans atau denim tersebut kini memicu pro dan kontra di kalangan PNS Pemkab Bojonegoro, lantaran penggunaan jeans sebagai seragam kerja PNS dinilai tidak layak. Terutama bagi PNS berjenis kelamin perempuan.

Seperti diungkapkan Ngasinah, ia merasa bingung dengan peraturan penggunaan seragam berbahan jeans atau denim yang mulai diterapkan pada 13 September 2019 ini.

Lantaran selana hidupnya ia belum pernah memakai pakaian berbahan jeans apalagi celana jeans.

Baca Juga :  Pemkab Selenggarakan Diklat Simpul Jaringan Geospasial 2019

“Karena di lingkungan pondok ( pesantren ) menggunakan pakaian jeans itu kan dilarang. Di dalam lingkungan pondok saja dilarang apalagi keluar pondok,” ujarnya.

Namun demikian baginya tidak ada pilihan lain kecuali mentaati aturan seragam PNS Pemkab Bojonegoro itu.

” Jam istirahat siang nanti mau ke pasar, terpaksa beli jeans untuk seragam,” katanya lebih lanjut.

Sementara itu, seragam jeans juga menimbulkan keresahan tersendiri bagi PNS yang sudah tua. Karena jeans lebih pantas digunakan untuk kalangan muda. Disamping itu menggunakan celana atau rok berbahan jeans menjadikan mereka tidak percaya diri dan dianggapnya kurang pantas.

Baca Juga :  Symposium Bojonegoro Desa rasa Kota, Kota Rasa Desa

Menanggapi penggunaan celana/ rok berbagan jeans atau denim ini, pemerhati budaya Bojonegoro, Arieyoko mengatakan kebijakan tersebut sah-dpsah saja dikeluarkan oleh bupati.

Namun sebagai bangsa yang berbudaya, penggunaan seragam PNS tersebut selayaknya disesuai dengan budaya daerah Bojonegoro.

“Mestinya menggunakan seragam pakaian adat Bojonegoro itu lebih baik atau setidak-tidaknya batik Bojonegoro. Selain lebih mengenalkan pakaian adat dan produk Bojonegoro juga bisa mendorong tumbuhnya multi plier effect atas penggunaan pakaian adat budaya Bojonegoro,” papar Arieyoko, Rabu, (11/9/2019).

(ro)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?
Duh… Belum Terima Gaji Bulan Maret, ASN Dinas Sosial Bingung Cari Talangan

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00