Jembatan Glendeng Ditutup, Penambang Perahu Ketiban Rejeki Rp. 1,2 Juta Per Hari

- Team

Sabtu, 11 September 2021 - 20:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Jembatan Glendeng yang menghubungkan Desa Simo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban dengan Desa Kalirejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai tanggal 8 September 2021 ditutup sementara dikarenakan diperbaiki.

Penutupan jembatan yang membentang diatas sungai Bengawan Solo itu dimanfaatkan sebagian warga sekitar jembatan untuk mengoperasikan penyeberangan tradisional menggunakan perahu kayu bermesin yang dikenal dengan istilah tambangan. Omzet yang bisa diraup cukup tinggi bahkan bisa mencapai Rp. 1,2 juta per hari.

Herman selaku pengelola tambangan mengaku mengoperasikan perahu sewaan miliknya sejak penutupan jembatan di hari pertama. Perahu kecil yang ia sewa Rp 125 ribu per hari itu diawaki oleh empat orang. Satu juru mesin, dan tiga penarik tali tambang perahu.

“Paling banyak, perahu cuma muat sembilan penumpang,” katanya kepada Netpitu.com, Sabtu (11/09/2021).

Untuk penumpang pengendara motor dikenai tarif sebesar Rp 3.000 Sedangkan pengendara sepeda kayuh atau onthel cukup membayar Rp. 1.000 saja, sedangkan untuk anak sekolah, Herman tidak memungut ongkos.

“Anak sekolah gratis,” ucapnya.

Dijelaskan, pengoperasian tambangan dibagi dua shift kerja. Diawaki delapan orang. Empat orang tiap shift-nya. Mulai pukul 05.00 pagi sampai 13.00 siang untuk shift pertama, dan shift kedua mulai pukul 13.00 hingga 22.00 malam. Dari dua shift itu, Herman menyebut omzet yang berhasil diraup dari perahu tambang kisaran Rp. 1,2 juta per hari.

Baca Juga :  Penjual Bakso Di Kecamatan Balen Ditemukan Tak Bernyawa Di kamarnya

“Dari perahu kecil ini omzetnya sekira Rp. 1,2 juta per hari. Yang seberang sana lebih besar operatornya warga Simo. Mungkin kisaran Rp. 2,5 juta,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Urusan Desa Kalirejo, Suko Cahyono mengatakan, operasional tambangan tersebut memang tidak ada izin secara tertulis dari pihak Desa Kalirejo. Namun pengelola menyampaikan permohonan izin secara lisan.

“Izinnya secara lisan,” sambungnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi ASDP (Angkutan Sungai dan Penyeberangan) Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro, Bambang Mulyanto menyatakan bahwa tidak ada fasilitas dari Dishub berkenaan beroperasinya tambangan di Dusun Glendeng.

Baca Juga :  Prodi Pendidikan Kewarganegaraan IKIP PGRI Lakukan MOU Dengan Pengadilan Negeri

“Yang jelas Dishub tidak memfasilitasi, karena sesuai hasil rapat penutupan jembatan Glendeng masyarakat tidak diperbolehkan menggunakan alternatif perahu,” jelasnya.

Bambang menujukkan berita acara rapat koordinasi tanggal 08 September 2021 yang dihadiri pihak terkait dari Bojonegoro dan Tuban, di Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Disebutkan pada hasil rapat nomor ke 5, bahwa masyarakat tidak diperkenankan (dilarang) menggunakan penyeberangan sementara menggunakan perahu di sekitar lokasi kegiatan.

“Dishub Bojonegoro mengikuti hasil kesepakatan rapat yang tertuang dalam berita acara. Dan berita acara ini sudah saya kirim ke Sekdes Kalirejo dan diteruskan ke Kades Kalirejo,” tandasnya.

(pur)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03