oleh

Perhutani KPH Parengan Gelar Apel Kesiagaan Bencana Karhutla

TUBAN. Netpitu.com – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan, Sabtu, 11/09/2021, mengadakan Apel siaga pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan bersama Muspika dan LMDH di Pos Patroli Tunggal Mandiri ( PTM) 4, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Guwoterus, Bagian Kesataun Pemangkuan Hutan (BKPH) Mulyoagung.

Kegiatan itu dihadiri oleh Wakil Administratur KPH Parengan Choirul Huda, Asisten Perhutani ( Asper) BKPH Mulyoagung Eko Purnomo beserta Jajaranya Wakapolsek Singgahan Ipda Kastur, Koramil Singgahan, Serma Bambang Kartika dan Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan ( LMDH) Wana Lestari desa Mulyogung Kecamatan Singgahan Kabupaten Tuban, Marbudiono,serta LMDH Wono Mulyo Desa Guwoterus, Kecamatan Montong, Kab Tuban.

Baca Juga :  3 Proyek Pemkab Bojonegoro Terkendala Tabung Oksigen

Menurut Wakil Administratur, Choirul Huda, bahwa tujuan diadakannya apel siaga Karhutla 2021 ini menindaklanjuti Permenhut nomor 32 tahun 2016 tentang upaya penanganan kebakaran hutan yang di susun dari berapa tim, diantaranya Polri, TNI dan Masyarakat Peduli Api (MPA) atau yang dulunya disebut Satgas Damkar.

“Kita harus mempelajari cara menangani dan menanggulangi atau mencegah kejadian Karhutla, serta menyiapsiagakan jajaran personel di lapangan dalam mencegah, menanggulangi dan penanganan kejadian Karhutla.

Baca Juga :  Wabup Budi Irawanto Apresiasi Penyelenggaraan Yatim Camp

“Saya berharap masalah Karhutla dilakukan semua pihak terkait dari pihak pemerintah maupun masyarakat harus bersinergi,” kata Waka Adm. KPH Parengan, Choirul Huda.

Sementara itu, Wakapolsek Singgahan, Ipda Kastur menyampaikan apresiasi terhadap Perhutani, dengan diadakannya apel ini dan kegiatan Patroli bersama sebagai antisipasi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, Keselamat Hutan menjadi tanggung jawab Kita semua, ujar Kastur.

Baca Juga :  Pengusaha Westafel Mekanis Injak Kaki Ini Bagikan Produknya ke 2 Ponpes di Trucuk

“Kegiatan ini bagus sekali, karena masalah Karhutla dan keamanan hutan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri melainkan harus dilakukan secara sinergi oleh semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat,” tegas Wakapolsek Singgahan, Ipda. Kastur.

Setalah Apel dilanjutkan dengan kegiatan peragaan dan praktek cara menangani kebakaran di kawasan hutan dengan peralatan yang sudah disiapkan dan Patroli bersama, dan juga pemasangan tanda larangan.

(*/Ags)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *