Gubernur Jatim Ajak 2 Bupati Resmikan Jembatan Kare

- Team

Rabu, 12 Januari 2022 - 18:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Dengan didampingi 2 Kepala Daerah yaitu Bupati Tuban dan Bupati Bojonegoro beserta Anggota DPR RI dari Partai Gerindra,Jembatan yang menghubungkan 2 Kabupaten yang berada di Propinsi Jawa Timur diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Rabu (12/01/2022).

Jembatan yang melintasi sungai Bengawan Solo tersebut setelah diresmikan oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa diharapkan bisa menjadi sarana transportasi guna meningkatkan perekonomian khususnya masyarakat Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban dan masyarakat Kanor Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :  Soal Ketidakhadiran 34 Anggota Dewan di Paripurna DPRD, Inilah Alasannya

Gubernur Jawa Timur dalam sambutannya mengatakan, dengan dibangunnya Jembatan penghubung 2 Kabupaten ini atau lebih dikenal dengan sebutan Jembatan Kare (Kanor – Rengel),hubungan kedekatan masyarakat Tuban dan Bojonegoro semakin erat lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk warga Desa Ngadirejo Kecamatan Rengel bisa mempromosikan wisata dan produk unggulannya ke Desa Semambung Kecamatan Kanor, begitu juga warga Semambung bisa mempromosikan wisata dan produk unggulannya ke Desa Ngadirejo,”, jelas Gubernur Jawa Timur.

Baca Juga :  Panen Tembakau, Daun Kepelan Basah Laku Rp 1.200,- per Kilogram

Terpisah, Ikha Septi(43 tahun) warga Desa Semambung Kecamatan Kanor yang berprofesi sebagai guru di Kecamatan Rengel mengungkapkan,Terima kasih Bupati Anna,berkat pembangunan Jembatan Kare yang menghubungkan dua Kabupaten Bojonegoro -Tuban menjadikan lebih cepat waktunya saat berangkat kerja,selain itu untuk perekonomian semakin lancar,Hal tersebut dikarenakan jarak tempuh yang biasa lama sekarang ini bisa ditempuh hanya 15 menit saja.

Baca Juga :  Belum Tentukan Langkah, DPD PDIP Jatim Masih Dalami Konflik Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro

“Sebelumnya harus menumpang perahu penyeberangan tradisional bila pergi bekerja itu bisa memakan waktu sampai 30 menit untuk menanti perahu penyeberangan, apalagi bila sungai Bengawan Solo naik resikonya lebih berbahaya”, pungkas Ikha kepada Netpitu.com.

(yon)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03