Pandemi Corona Turunkan Omset Usaha Ternak Ayam

- Team

Minggu, 12 April 2020 - 15:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akibat pandemi Covid-19 turunkan omset penjualan ayam di pasaran.

Akibat pandemi Covid-19 turunkan omset penjualan ayam di pasaran.

BOJONEGORO. Netpitu.com – Pandemi virus corona tak hanya berdampak pada manusia namun juga ekonomi. Salah satunya, usaha ternak ayam.

Adalah Nur Yassin, mantan anggota DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bojonegoro, yang menuturkan dampak pandemi virus corona terhadap usaha ternak ayamnya.

“Omset usaha turun, karena pada pandemi corona ini tidak bisa bebas mengirim ayam ke luar daerah. Ada daerah yang kita tidak boleh masuk karena takut adanya penularan,” tutur Nur Yassin, kepada netpitu.com, di lokasi kandangnya, Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, Bojonegoro Minggu, (12/04/2020).

Dengan tidak bisa mengiri ayam ke luar daerah, Yassin mengaku rugi. Lantaran populasi ayam di kang tidak berkurang dan tentunya harus tetap diberi makan. Padahal biaya untuk pakan ayam cukup mahal. Jika hal ini dilakukan tetus-menerus, pengusaha bisa bangkrut.

Baca Juga :  Wagub Jatim Resmikan Pabrik Pengolahan Makanan Laut di Tuban

Sebenarnya untuk pemasaran ayam, Yassin tidak kuatir. Karena ia telah menjalin kerja sama dengan pihak pabrik, dengan harga yang sudah pasti.

Namun demikian, jika ingin jeuntungan lebih, ia harus menjual ayam ternaknya ke pengusaha di luar mitra.

Dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, menurut Yassin, pekerjaan peternak bettambah. Terutama untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar kandang. Tidak hanya di dalam kandang tetapi juga kebersihan di luar kandang.

Baca Juga :  Tax Goes to Campus 55 Mahasiswa Kunjungi KPP Pratama Tuban

“Pembersihannya harus dilakukan dengan penyemprotan disinfektan,” ujar Yassin, yang memiliki kandang ayam seluas 16 meter x 65 meter, dan dibuat bertingkat dengan jumlah populasi ayam sebanyak 26 ribu ekor.

Dengan merebaknya pandemi cotona ini, Yassin berharap pemerintah daerah punya kepedulian terhadap nasib pengusaha peternak ayam dan pengusaha kecil lainnya.

“Ya setidaknya ada stimulus atau bantuan subsidi pada usaha kami,” kata Yassin.

(yon)

Berita Terkait

Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
David FS : Entas Kemiskinan, Garpu Jatim Akan Launching 1.000 Warung UMKM
Sandiaga Uno Bicarakan Industri Kreatif di Bojonegoro
Wujudkan Kesejahteraan Rakyat Golkar Lounching Kios Baqoel Karya Berkah
Peringati Hari Koperasi Dekopinda Bojonegoro Salurkan Sembako dan Daging Kurban
Peran BumDes Dalam Peningkatan Perekonomian Rakyat
PT.Rekind Belum Selesaikan Pembayaran Pada Vendor Penyedia Makanan dan Minuman
Zakat Fitrah Tahun Ini Ditentukan Sebesar 3 Kg Beras

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 21:37

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Minggu, 12 November 2023 - 16:16

Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro

Rabu, 6 Juli 2022 - 23:21

PPDB SMKN Tuban – Bojonegoro Resmi Ditutup, 1109 Bangku Tak Terisi

Jumat, 27 Mei 2022 - 13:05

Orang Tua Wali Murid Pertanyakan Uang Tabungan dan Uang Kunjungan Industri Yang Belum Dikembalikan

Rabu, 25 Mei 2022 - 12:02

IKA SMP Negeri 2 Bojonegoro Mulai Bangun Mushola di SMPN 2

Selasa, 24 Mei 2022 - 18:00

Pungutan Kepada Siswa Melalui Komite Itu Tidak Dibenarkan

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32