Pemdes Ngampel Jadikan Kantor Pemdes Lama Sebagai Rumah Isolasi

- Team

Minggu, 12 April 2020 - 14:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekas kantor Pemdes Ngampel, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, disiapkan sebagai rumah isolasi bagi pemudik atau pendatang dari wilayah zona merah Covid-19.

Bekas kantor Pemdes Ngampel, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, disiapkan sebagai rumah isolasi bagi pemudik atau pendatang dari wilayah zona merah Covid-19.

BOJONEGORO. Netpitu.com – Mengantisipasi dampak penyebaran pandemi Corona viruse disease ( Covid-19 ) Pemerintah desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, siapkan bagunan bekas kantor desa untuk rumah isolasi.

Bangunan dengan ukuran lebar 6 meter dan panjang 17 meter tersebut disiapkan untuk menampung 15 hingga 20 orang. Rencananya selur7h ruangan yang ada akan digunakan untuk penampungan sementara pemudik yang pulang dari luar kota, terutama dari wilatah zona merah Covid-19.

Baca Juga :  Dandim 0813 Bojonegoro Diserahterimakan

Sementara itu untuk kegiatan pelayanan masyarakat dipindahkan ke gedung baru kantor pemerintah desa Ngampel yang lokasinya berada di belakang kantor lama. Kantor baru Pemdes yang dibangun dengan APBDes TA 2019 itu pembangunannya menelan biaya Rp. 485 juta.

 

“Sebelum nantinya dibongkar, kantor lama akan difungsikan sebagai rumah isolasi atau karantina bagi pemudik yang datang dari luar kabupaten. Prioritasnya pemudik yang datang dari daerah zona merah Covid-19,” jelas kepala desa Ngampel, Pudjianto.

Hanya saja, meski rumah isolasi desa Ngampel memiliki kapasitas tampung 15 – 20 orang, namun rumah isolasi tersebut belum dilengkapi dengan tempat tidur penghuni.

Baca Juga :  Kimia Farma Lakukan Vaksinasi Booster Pada Karyawan Perhutani Rayon 1 Jatim

 

Menurut Pudjianto, hanya ada 3 tempat tidur yang tersedia, sedang sisanya belum ada. Pemdes Ngampel sendiri, dikatakan Pudjianto tidak cukup memiliki anggaran untuk melengkapi semua fasilitas rumah isolasi sesuai kebutuhan.

” Selain melakukan karantina, Pemdes juga harus menyediakan kebutuhan makan minum orang yang dikarantina selama 14 hari,” ujarnya lebih lanjut.

(ro)

Berita Terkait

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi
Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:57

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:53

Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32