12 Ormas di Bojonegoro Tuntut Pengadilan Segera Bubarkan HTI

- Team

Jumat, 12 Mei 2017 - 16:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

12 rmas bertemu di gedung PC NU Bojonegoro, mereka membahas rencana aksi damai pembubaran HTI. Jumat (12/5). Photo : Edkun.

12 rmas bertemu di gedung PC NU Bojonegoro, mereka membahas rencana aksi damai pembubaran HTI. Jumat (12/5). Photo : Edkun.

Netpitu.com – sekitar 12 Ormas di Bojonegoro, Senin ( 15/5) mendatang, bakal menggelar aksi damai menuntut segera dibubarkannya Ormas HTI ( Hitzbut Tahrir Indonesia ). Aksi ini diselenggarakan untuk memberi dukungan kepada pemerintah yang telah mengajukan pembubaran HTI ke Pengadilan.

Ke-12 Ormas tersebut adalah GP Ansor, PMII, IPNU, IPPNU, GMNI, Repdem, Muslimat, Fatayat, Pagar Nusa, DPD Projo Bojonegoro, KNPI dan Banser, dengan jumlah masa aksi sekitar 1000 orang.

Sebelum  menggelar aksinya, ke 12 Ormas telah melakukan koordinasi dan mempersiapkan segala logistik yang dibutuhkan.

Rapat koordinasi yang di gelar di aula gedung PC NU, Jumat (12/5) menyepakati akan melakukan aksi damai dengan tuntutan segera dibubarkannya HTI kepada pihak Pengadilan.

Sebagaimana diputuskan dalam rapat, masa aksi hanya akan melakukan orasi di dua titik. Pertama di bundaran Adipura, dan kedua di gedung DPRD Bojonegoro. Kepada wakil rakyat nantinya akan diminta memberikan dukungan atas petisi pembubaran HTI, termasuk kepada 2 Partai yang menolak pembubaran HTI, yakni Partai Gerindera dan PKS.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Timpa Kantor Notaris, Pemilik Bakal Lapor Polisi

“ Setelah dari DPRD massa akan meneruskan aksinya ke Pengadilan Negeri Bojonegoro untuk memasukan atau mengajukan tuntutan pembubaran HTI. Dalam tuntutan kali ini tidak ada tim mediasi lantaran tuntutan pembubaran HTI yang kami ajukan sudah final dan harga mati. Tidak bisa ditawar-tawar,” ujar Musthofa, Ketua Banser Bojonegoro.

Baca Juga :  Tak Kompromi, Truck Angkut Orang Akan Ditilang

HTI menurut Musthofa merupakan Ormas yang harus dibubarkan lantaran tak sesuai dengan prinsip-prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila.

“ Sekarang yang mengajukan pembubaran HTI bukan hanya pemerintah tetapi juga rakyat, jadi Pengadilan harus memperhatikan betul tuntutan rakyat ini, ” tandas Musthofa.

Iapun menyerukan kepada Ormas lain yang ingin bergabung dalam aksi damai tersebut untuk segera menghubungi GP Ansor selaku penggagas aksi.

(Edkun)

 

Berita Terkait

Kejaksaan Bojonegoro Tahan 4 Kades Tersangka Korupsi BKKD Nek Kecamatan Padangan
Dugaan Korupsi Praoto Siaga, Kejaksaan Bojonegoro Ijek Mumet Goleki Tersangka Utama
Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Mantan Camat Padangan Kembali Dihadirkan di Persidangan Dugaan Korupsi BKKD
Putusan Banding PT Tipikor Surabaya Bebaskan Shodikin Dari Dakwaan Primair JPU
Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi
Anwar Sholeh Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Pemalsuan Data Otentik

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru