Tragis, Diduga Maling Ayam EAK Tewas Dihajar Massa

- Team

Selasa, 12 Juni 2018 - 00:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Sungguh malang nasib EAK (34) warga Desa Gaji, Kecamatan Kerek, pria yang diduga mencuri ayam milik Suyudi, warga Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Tuban, ini harus meregang nyawa setelah dihakimi massa.

EAK menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Koesma Tuban dengan luka serius di hampir seluruh bagian tubuhnya. Bahkan di bagian kakinya pun mengalami luka robek akibat sabetan senjata tajam dari amuk massa.

Baca Juga :  Depresi, Siswa SMAN 1 Tuban Gantung Diri

“EAK meninggal dunia di rumah sakit,” kata Kapolsek Merakurak AKP Simon Triyono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian itu, kata AKP. Simon Triyono, bermula ketika pelaku yang diduga mencuri ayam milik Suyudi, warga Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Tuban, dipergoki oleh beberapa warga, namun saat ditanya EAK tidak mengakui perbuatannya.

Karena terus mengelak itulah amarah warga pun semakin memuncak. Tanpa pikir panjang kerumunan massa itupun langsung menghajar EAK di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Libur Lebaran Sekda Ijinkan Penggunaan Mobil Dinas

Peristiwa main hakim sendiri ini terjadi di lahan Tegalan, tepatnya di Desa Tobo, Kecamatan Merakurak,  Tuban, Minggu, (10/6/2018) sekitar pukul 18.00 Wib.

“Petugas mengetahui di lokasi kejadian sudah banyak orang bergerombol, dan EAK sudah dalam kondisi tak berdaya dan terkapar dengan luka pada kaki kiri dan kanan karena dihajar warga dengan menggunakan Sajam,” jelas Kapolsek Merakurak.

Setelah itu, warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kerek untuk diberikan pertolongan medis terhadap Erik dengan cara dibawa di Puskesmas Kerek.

Baca Juga :  PT PP Buka Lowongan Kerja Lulusan SMA/SMK Dengan Gaji Besar

Karena luka sangat parah, EAK harus dirujuk ke rumah sakit RSUD dr. Koesma Tuban. Namun sayang nyawa EAK tidak tertolong. Ia tewas di rumah sakit.

Untuk proses penyelidikan lebih lanjut, beberapa barang bukti telah diamankan oleh anggota Polsek Kerek, diantaranya seekor ayam. Dan kasus ini, sekarang masih dalam proses penyelidikan, terang Kapolsek Merakurak,AKP. Simon Triyono.

(gio)

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Senin, 10 Jun 2024 - 10:48