oleh

136 Guru Ikuti Seleksi Calon Kepala Sekolah Di Bojonegoro

BOJONEGORO Netpitu.com – Sebanyak 136 guru atau tenaga pendidik yang ada dibawah lingkup Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro mengikuti seleksi subtansi bakal calon kepala sekolah. Seleksi subtansi balon kepala sekolah tersebut dilaksanakan selama dua hari.

“Seleksi subtansi balon kepala sekolah ini untuk mengisi kekosongan kepala sekolah pada Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak Kanak (TK). Seleksi ini diikuti sebanyak 136 guru yang tersebar di berbagai sekolahan yang ada di Bojonegoro” terang Kabid PTK Kantor Disdik Bojonegoro, Aunur Rofiq.

Baca Juga :  Perhutani Monitoring KUPS di KPH Parengan

Aunur Rofiq, Kabid PTK Kantor Disdik Bojonegoro mengatakan, dari 136 guru yang mengikuti seleksi sekarang ini, ada satu guru yang berasal dari SD di Kecamatan Tambakrejo tidak bisa mengikuti seleksi yang diadakan oleh Kantor Disdik Bojonegoro.

“Yang tidak ikut dikarenakan sakit dengan nama Ngasrini. Surat ijin pemberitahuannya sudah disampaikan langsung oleh suami yang bersangkutan kepada Bidang Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Kantor Disdik Bojonegoro dalam hal ini Kabid PTK”, jelas Mugiharto Kepala UPT Pendidikan Wilayah II Bojonegoro.

Terpisah, Nandar selaku Plt Sekertaris Disdik Bojonegoro menerangkan, dalam seleksi subtansi balon kepala SD dan TK, pihak Kantor Disdik Bojonegoro berkerjasama dengan lembaga yang berkompeten dan berpengalaman dalam bidang seleksi kepala sekolah sebagai tim penguji balon kepala sekolah tersebut.

Baca Juga :  Gelorakan Hari Jadi Provinsi ke 76, Dinas Kehutanan Jatim Gelar Bhakti Sosial di Bojonegoro

“Kami bekerjasama dengan LP2KS yang berasal dari kota Solo yang melibatkan 17 penguji yang akan menyeleksi 135 balon kepala sekolah. Sehingga akan diperoleh calon calon kepala sekolah yang berkualitas sesuai ketentuan dari Kantor Disdik Bojonegoro”, jelas Plt Sekertaris Kantor Disdik Bojonegoro.

Nandar menambahkan, sampai dengan tahun 2019 yang akan datang, untuk kekosongan kepala sekolah mulai dari TK hingga SD di Bojonegoro sebanyak 151 kepala sekolah. Sementara ini untuk mengisi kekosongan tersebut, ada beberapa kepala sekolah yang merangkap jabatan di sekolah lain yang kosong kepala sekolahnya.

Baca Juga :  Suyanto Jabat Sekretaris Dinas Pendidikan Bojonegoro

“Kekosongan kepala sekolah di Bojonegoro itu disebabkan beberapa hal antara lain, kepala sekolah pensiun, kepala sekolah meninggal dunia, dan kepala sekolah yang kembali lagi sebagai guru dikarenakan peraturan dari pusat”, pungkas Plt Sekertaris Kantor Disdik Bojonegoro.

(pur)