Pemkab Tuban Raih Penghargaan Bidang Hukum dan HAM

- Team

Rabu, 12 Desember 2018 - 00:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Kabupaten Tuban kembali meraih Penghargaan Tingkat Nasional, kali ini Jaringan Dokumentasi dan Informasi (JDIH). Pemkab Tuban berhasil meraih Penghargaan JDIH Terbaik 2018 tingkat kabupaten dari Menteri Hukum dan HAM RI, Senin, (10/12), di Swiss-bel Hotel Mangga Besar, Jalan Kartini No. 57 Jakarta Pusat.

Penghargaan ini diterima oleh Bupati Tuban, H. Fathul Huda dari Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementrian Hukum dan Ham RI Prof. Dr. H. R. Benny Riyanto, S.H., M.Hum., C.N.

Menurut Kepala BPHN, Penghargaan ini diberikan dalam rangka pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2012 tentang Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) yang telah melakukan evaluasi dan penilaian pengelolaan oleh anggota JDIH untuk kurun waktu 2018.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Adapun instrument penilaian meliputi aspek organisasi, sumber daya manusia, koleksi dokumen-dokumen hukum, teknis pengelolaan, sarana prasarana, dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi”. Jelasnya.

Baca Juga :  4 KPH Perhutani di Tuban Kerjasama Dengan Kejaksaan Negeri Tuban di Bidang Perdata dan TUN

Benny Riyanto menambahkan bahwa keberadaan JDIHN dapat memudahkan akses terhadap dokumentasi dan informasi hukum sehingga tercipta kepastian hukum, transparansi dan akuntabilitasi dalam mendorong penyelenggaraan pemerintahan yang baik menuju terwujudnya kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Senada dengan itu Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kebupaten Tuban, Arif Handoyo mengungkapkan bahwa dengan adanya JDIH mempermudah masyarakat mengakses dokumentasi dan informasi hukum baik Perda, Perbup dan peraturan lainnya yang dimiliki oleh Kabupaten Tuban.

“Dengan Aplikasi ini, produk hukum dapat dilihat dan diunduh dengan mudah oleh masyarakat Luas.” Imbuhnya.

Arif handoyo menambahkan bahwa diraihnya penghargaan ini tidak lepas dari Inovasi yang telah dilakukan oleh Pemkab Tuban melalui Bagian Hukum Setda Tuban dengan diciptakannya Aplikasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum berbasis Android (Jariku Android) yang telah di launching bulan mei 2018 yang lalu, sebelumnya JDIH Kabupaten Tuban juga telah ditetapkan sebagai JDIH Terbaik tingkat Jawa Timur.

Baca Juga :  Bojonegoro Sambut Musim Penghujan Dengan Festival Jazz Bengawan

“JDIH Tuban juga mendapatkan apresiasi berupa Penghargaan karena telah terintegrasi dengan JDIHN yang baru saja di launching oleh Kementrian Hukum dan Ham RI” ujarnya. 

Selain Penghargaan JDIH, pada puncak acara Hari HAM Sedunia ke-70 tahun 2018 yang dipusatkan di Kantor Kementerian Hukum dan HAM RI, hari ini, Selasa (11/12/18).

Untuk ke empat kalinya Kabupaten Tuban mendapatkan Penghargaan Kabupaten Peduli HAM. Penghargaan ini dinilai dari pemenuhan akan tujuh kelompok hak yang harus dipenuhi, tujuh kelompok hak tersebut meliputi hak atas kesehatan, pendidikan, hak perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahan yang layak, dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Dengan diraihnya penghargaan tersebut, maka Tuban bisa berbangga diri sekaligus terus berupaya dalam menegakkan HAM, karena HAM merupakan kebutuhan dasar dari semua masyarakat tanpa terkecuali.” imbuh arif handoyo yang mewakili Pemkab Tuban menerima Penghargaan ini. 

Sementara itu Bupati Tuban, H. Fathul Huda mengucapkan syukur dan apresiasinya atas capaian yang telah diraih di bidang Hukum dan HAM ini, Bupati berharap JDIH Kabupaten Tuban dan Aplikasi Jariku Android semakin dapat dioptimalkan dalam memberikan layanan dokumentasi dan informasi produk hukum yang dimiliki Pemkab Tu.

Baca Juga :  Kapolri Larang Aksi Unras di Kawasan Candi Borobudur

“Dengan adanya JDIH dan Jariku Android, Saya harap dapat menjamin ketersediaan informasi tentang hukum, dan memudahkan akses pada produk hukum dengan cepat, tepat, dan lengkap.” tutur  Bupati.

Bupati juga berharap dengan diraihnya kembali sebagai Kabupaten Peduli HAM semakin dapat meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya pemenuhan Hak asasi manusia oleh semua pihak yang bermuara pada terciptanya kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tuban. 

Tak lupa Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Seluruh pihak yang telah mendukung dan mendampingi Kabupaten Tuban Sehingga mendapatkan semua Penghargaan ini, dan kepada seluruh masyarakat atas dukungannya kepada Pemkab Tuban untuk dapat berbuat dan bekerja lebih baik lagi.

(met)

Berita Terkait

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Senin, 10 Jun 2024 - 10:48