oleh

APK Jelmaan Berpotensi Ganggu Stabilitas Politik Bojonegoro

BOJONEGORO. Netpitu.com – Desk Pilkada Serentak 2018, Kabupaten Bojonegoto, mengindentifikasi adanya temuan Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon yang dianggap illegal.

Alat peraga kampanye berbentuk sticker dan poster tersebut tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur Komisi Pemikhan Umum.

“Ditemukan beberapa APK yang belum terpasang dan banyak pemasangan APK yang tidak sesuai dengan yang di tetapkan KPU,” terang Drs. Kusbiyanto, ketua Desk Pilkada Bojonegoro, kantor Bakesbang dan Politik Kabupaten Bojonegoro, seusai rapat Timdu Pilkada, di Desk Pilkada Bakesbangpol (13/04).

Rapat ini, menurut kepala Bakesbangpol itu untuk menindaklanjuti terindentifikasinya permasalahan berjalannya kampanye pilkada serentak yang dihadiri KPU, Panwaskab, dan Satpol PP.

Dikatakan, dibeberapa Kecamatan ada yang belum siap dengan pemasangan APK, misalnya Kecamatan Ngasem, Sekar, dan Temayang.

“Munculnya APK yg tidak sesuai dengan keputusan KPU dianggap sebagai jelmaan baru dalam masa kampanye pilkada dan berpotensi mengganggu stabilitas politik di Bojonegoro. ” ujar Kusbiyanto Kepala Bakesbang dan Politik Bojonegoro.

Harapannya dengan adanya pertemuan ini seluruh elemen pelaksana dan penggerak pilkada lebih saling bersinergi untuk mewujudkan pilkada yang damai sehingga dapat mengantisipasi atau mencegahan konflik secara dini. Karena pemasangan APK sendiri dianggap masih rancu dalam pelaksanaannya terkait APK yang diperbolehkan di pasang atau tidak.

(ulv)