oleh

USP Di SMK Negeri 3 Bojonegoro Diikuti 380 Peserta

-BERITA-111 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Pelaksanaan Ujian Satuan Sekolah (USP) untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bojonegoro baik Sekolah Negeri maupun Sekolah Swasta yang dilaksanakan secara serentak sejak hari Senin tanggal 11 April 2022 wajib diikuti siswa kelas XII sebagai syarat mutlak untuk menentukan kelulusan siswa SMK.

“Hingga pelaksanaan sampai dengan hari ketiga, semua peserta USP dari SMK Negeri 3 Bojonegoro prosentase kehadirannya seratus persen atau semua peserta hadir”, ujar Kepala SMK Negeri 3 Bojonegoro melalui Waka Humas, Johan, Rabu (13/04/2022).

Baca Juga :  Kerap Rilis Berita Tak Sesuai Data DPRD Akan Panggil Pihak Dinas Kominfo

Waka Humas SMK Negeri 3 Bojonegoro mengatakan, untuk teknis USP sekarang ini diserahkan kepada masing-masing sekolahan, Tahun ini USP di SMK Negeri 3 Bojonegoro memakai Teknis Manual yaitu setiap peserta ujian mengerjakan soal yang diujikan memakai kertas dan pensil.

“Hal tersebut dikarenakan untuk meminimalisir adanya gangguan pada jaringan internet maupun jaringan listrik dan sudah melalui rapat antara Kepala SMK, Guru dan Komite Sekolah dan telah dilaporkan kepada Kantor Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jatim Wilayah Bojonegoro Tuban”, terang Waka Humas SMK Negeri 3 Bojonegoro.

Baca Juga :  Beras 3 Kg Atau Uang Rp 33.000, Ini Aturan Zakat Tahun 2022

Dikatakan pula, untuk pelaksanaan USP, kita menerapkan satu Sesi tiap harinya dan tiap Sesi nya peserta mengerjakan dua Mata Pelajaran, untuk total siswa yang mengikuti USP dari SMK Negeri 3 Bojonegoro sebanyak 380 siswa. Semoga sampai dengan hari terakhir pelaksanaannya berjalan lancar.

Terpisah, Agung Prijono selaku Kasi SMK Kantor Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jatim Wilayah Bojonegoro Tuban menjelaskan, USP yang dilaksanakan secara serentak ini dimulai tanggal 11 April hingga 20 April 2022 mendatang.

Baca Juga :  Ega, Juragan Arisan dan Investasi Bodong Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara

“Segala teknis pelaksanaan USP kita serahkan kepada masing-masing sekolah, bisa menerapkan berbasis Android atau bisa menerapkan berbasis kertas dan pensil. Untuk peserta ujian diharapkan semuanya hadir, hal tersebut dikarenakan USP ini sebagai syarat mutlak penentu kelulusan siswa”, pungkas Agung Prijono.

(pur)