oleh

Bangunan Batching Plant di Mojodeso Bermasalah

BOJONEGORO. Netpitu.com – Keberadaan batching plant beton PT Cahaya Indah Beton, yang berada di Jalan raya Bojonegoro – Babat, Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, bermasalah. Dirikan tanpa ijin, dan dibangun ditempat yang salah.

Batching plant beton di Desa Mojodeso itu, diduga melanggar ketentuan Perda No. 26 Tahun 2011, tentang Tata Ruang dan Pertanahan Kabupaten Bojonegoro 2011 – 2031.

Lantaran usaha industri cor beton tersebut dibangun di lokasi pemukiman dan pertanian, bukan di kawasan industri. Selain itu, pembangunannya pun dilakukan tanpa ijin.

Meski PT Cahaya Indah Beton sudah mengajukan perizinan ke DPM PTSP, namun perizinan tidak dapat diproses lebih lanjut. Karena dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Bojonegoro, tidak dapat memberi rekomendasi izin tata ruang.

“Belum ada izin tata ruang dari dinas PU Bina Marga dan Tata ruang,,” ujar Kasi Pelayanan dan Perizinan DPM PTSP Bojonegoro, Dwi Nuzuliyanti, Jumat (12/7/2019), di tempat layanan OSS, Bojonegoro.

Dengan demikian, dipastikan segala proses perizinan yang berkaitan dengan pembangunan batching plant tersebut terhambat dan proses izin terhenti.

Alasan tidak dikeluarkannya rekomendasi izin tata ruang dari Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang, karena lokasi yang ditempati batching plant PT Cahaya Indah bukan merupakan kawasan industri.

Kawasan lokasi tempat berdirinya batching plant tersebut tidak sesuai dengan peruntukan lahan sebagaimana ditetapkan dalam Perda nomor 26 tahun 2011, tentang RT/RW Kabupaten Bojonegoro 2011 – 2031.

Menurut Plt. Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Bojonegoro, Nur Sujito, pada titik dimana batching plant PT Cahaya Indah itu dibangun bukan merupakan lahan industri.

Disebutkan dalam Perda RT/ RW, bagian belakang merupakan lahan pertanian, sedangkan pada bagian depannya diperuntukan sebagai lahan pemukiman warga.

“Lokasi tersebut bukan kawasan industri. Jadi, tidak ada kesesuaian lahan (untuk batching plant),” ujar Nur Sujito, kepada netpitu.com di kantornya, Jumat, (12/7/2019).

(on/ro)