oleh

LMDH Madiun Study Banding Ke LMDH Ngimbang Makmur Tuban

-EKONOMI-315 views

TUBAN. Netpitu.com – Keberhasilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan ( LMDH ) LMDH Ngimbang Makmur, Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, Tuban, mendorong LMDH Notopuro, KPH Saradan, Madiun, belajar pengelolaan lahan hutan di Perhutani KPH Tuban, Rabu, (12/08/2020).

LMDH Ngimbang Makmur merupakan LMDH yang memperoleh Izin Pemanfaatan Hutan Sosial ( IPHPS), Pengesahan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan ( Kulon KK) dari presiden Joko Widodo, pada 6 Nopember 2017 lalu, di Madiun bersama dengan KMDH Tulungagung dan Madiun.

Pemberian izin pemanfaatan hutan Perhutanan Sosial untuk memberikan status hukum yang jelas bagi masyarakat terhadap lahan dimana dengan adanya SK ini, masyarakat dapat menggarap lahan.

“Keberhasilan program Perhutanan Sosial, benar-benar sudah dirasakan oleh masyarakat desa hutan, Desa Ngimbang, Kecamatan Palang. Masyarakat Ngimbang telah merasakan program nasional pemerintahan presiden Jokowi untuk melakukan pemerataan ekonomi dan mengurangi ketimpangan ekonomi melalui tiga pilar, yaitu: lahan, kesempatan usaha dan sumberdaya manusia,” papar Kusnandar, Ketua LMDH Ngimbang Makmur di Balai Desa Ngimbang, Kecamatan Palang.

Waka Adm KPH Saradan Sub. Timur, Wisik Sugiarto, S.Hut, kepada netpitu.com, mengatakan kedatangannya LMDH Madiun di KPH Tuban ingin berbagi sharing dengan semua pengurus LMDH Ngimbang Makmur.

Didampingi Tenaga Pendamping LMDH KPH Saradan, Muhtiyar, pengurus LMD ingin mengetahui proses bagaimana caranya untuk mendapatkan SK Perlindungan dan Pengakuan Kemitraan Kehutanan (KULIN KK) No. 5683/MENLHK-PSKL/ PKPS/PSL.0/10/2017 Tanggal 27 Oktober 2017 oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Adapun beberapa jenis pelaku Perhutanan Sosial yakni Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD), Kelompok Tani, Gabungan Kelompok Tani, Koperasi, Masyarakat Hukum Adat, dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Diantara pelaku tersebut adalah Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Ngimbang Makmur Desa Ngimbang Kecamatan Palang Kabupaten Tuban yang memperoleh ijin untuk menggarap kawasan hutan kelolaan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tuban,” ujar Kusnandar.

Kulin KK antara LMDH Ngimbang Makmur dengan Perum Perhutani di RPH Ngimbang, BKPH Sundulan, KPH Tuban, Desa Ngimbang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, seluas 77,25 Ha sebanyak 147 KK.

Pada kunjungan ke Tuban LMDH di Madiun itu diajak ke lokasi tanaman kehutanan/lapangan untuk melihat fakta hasil kegiatan masyarakat petani hutan Desa tersebut dan disambut oleh perwakilan Administratur KPH Tuban yaitu Wakil Adm Sub Timur, Wawan Gunawan, Asper BKPH Sundulan, Digwanto dan KSS Kompers Yuliati beserta KRPH Ngimbang dan Polhuternya.

(met)