Sistem Persemaian Dapog Tekan Biaya Tanam Padi

- Team

Minggu, 14 Januari 2018 - 08:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com –  Petani Gayam dilatih untuk membuat Dapog oleh Tim Sekolah Lapang LPPM Universitas Bojonegoro,  bertempat di Rumah Belajar Petani Di Dusun Sumur Pandan, Desa Gayam. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Kegiatan Sekolah Lapang Pertanian (SLP), (12/1).

Laily Agustina Rahmawati, S.Si., M.Sc., Ketua LPPM  Universitas Bojonegoro menyebutkan tujuan kegiatan tersebut adalah agar Petani mengetahui cara alternatif yang lebih efektif Dan efisien dalam penyemaian benih padi.

Baca Juga :  Sebanyak 160 Warga Desa Ngampel Unjuk Rasa Bupati Bojonegoro

Karena penyemaian dengan metode Dapog hanya membutuhkan benih padi 1/3 dari jumlah benih yang disemaikan secara langsung di lahan, dan tidak membutuhkan banyak tenaga kerja Untuk Membuat semaian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Yaumitdin Sugiyarto, S.P., Pemateri sekaligus Ketua PATRA (Pelatihan Anak Tani Remaja), lebih dalam menjelaskan bahwa Sistem Dapog merupakan sistem persemaian alternatif dengan menyemaikan benih padi diatas media tanah yang berada dalam nampan atau wadah.

Baca Juga :  AJI Serukan Jurnalis Netral Dalam Pilkada

Keunggulan metode ini adalah: jumlah benih yang dibutuhkan lebih sedikit sekitar 10kg/Ha, Petani mudah mengontrol semaian, Petani secara fleksibel dapat memindahkan semaian ke tempat yang kondusif, lebih aman dari serangan Hama, dan tidak membutuhkan banyak tenaga kerja.

Keuntungan dari sisi tanaman sendiri, benih tumbuh dengan cepat dan serempak, bila disemaikan, akan menghasilkan bibit yang tegar dan sehat, jika ditanam-pindah dapat tumbuh lebih cepat.  Pertanaman lebih serempak dan populasi tanaman optimum,sehingga akan mendapatkan hasil yang tinggi.

Baca Juga :  Dekranas Jatim Fasilitasi 847 UKM dan IKM Dapatkan Sertifikat ISO, SNI dan HAKI

Delapan puluh (80) peserta dengan antusias mengikuti rangkaian pelatihan pembuatan Dapog. Mereka berharap dengan mengikuti pelatihan ini, Petani dapat menekan biaya Produksi Pertanian.

(dan)

Berita Terkait

Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
David FS : Entas Kemiskinan, Garpu Jatim Akan Launching 1.000 Warung UMKM
Sandiaga Uno Bicarakan Industri Kreatif di Bojonegoro
Wujudkan Kesejahteraan Rakyat Golkar Lounching Kios Baqoel Karya Berkah
Peringati Hari Koperasi Dekopinda Bojonegoro Salurkan Sembako dan Daging Kurban
Peran BumDes Dalam Peningkatan Perekonomian Rakyat
PT.Rekind Belum Selesaikan Pembayaran Pada Vendor Penyedia Makanan dan Minuman
Zakat Fitrah Tahun Ini Ditentukan Sebesar 3 Kg Beras

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru