oleh

Perhutani KPH Padangan Latih Petani Produksi Pupuk Kompos

BOJONEGORO. Netpitu.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Padangan bersama CV Alfi Jaya mengadakan pelatihan dengan mengajak Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) dalam pembuatan tanaman Sengon dan pembuatan pupuk kompos berkualitas untuk menggemburkan tanah.

“Para petani yang tergabung di dalam organisasi LMDH antusias dan bersemangat mengikuti pelatihan pembuatan pupuk kompos hingga prakteknya di areal pertanian kawasan hutan Perhutani Padangan dan pelaksanakannya di Kantor Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngraho, sejak Jum’at lalu,” ungkap Adm Perhutani KPH Padangan Loesy Triana saat dittemui netpitu.com,

Acara yang dilaksanakan sejak 2 (dua) hari,  mulai tanggal 08 dan 09 Januari 2020 hingga sekarang. Hal tersebut diikuti sebanyak lebih dari 110 orang yang terdiri dari pejabat terkait lingkup Perhutani Padangan, seluruh pengurus LMDH KPH Padangan serta beberapa orang pengurus dari CV Alfi Jaya.

Baca Juga :  SKln Dan IOF Pengcab Bojonegoro Berbagi 530 Paket Ramadhan

Dalam sambutannya Administratur Perum Perhutani KPH Padangan Loesy Triana yang di dampingi Wakil Administratur Padangan menyampaikan.
“Kegiatan ini sesuai dengan tema visi dan misi Perhutani di tahun 2020 salah satunya ‘Serving People’ yang dimaksut adalah  membangun keunggulan kompetitif untuk masyarakat desa hutan, memperkuat kolaborasi dan melakukan pendampingan, penyuluhan dengan masyarakat desa hutan secara kolektif,” papar Loesy ke media ini.

Dengan pelatihan pembuatan pupuk kompos yang dipandu oleh narasumber dari Pusat riset pangan dan energi yayasan ANSA (Sekolah Anugrah Bangsa) ini adalah upaya Perhutani untuk meningkatkan kualitas SDM LMDH dengan tujuan agar kedepannya mempunyai usaha produktif dengan tetap fokus pada keberhasilan tanaman guna mencapai hasil tanaman pertanian dan tanaman kehutanan yang lebih baik mutunya, menghijau serta tumbuh maksimal.

Baca Juga :  Sedulur Silat Bojonegoro Bareng Bagikan Takjil Pada Pengguna Jalan

“Sebenarnya keinginan saya untuk melaksanakan pelatihan ini sudah lama dan begitu menggebu nggebu karena tugas kita mayoritas lebih banyak berkaitan dengan tanah, maka kita mempunyai kewajiban untuk menggemburkan, mengembalikan kesuburan  tanah agar bisa menjadi lahan yang lebih stabil sehingga apa yang kita tanam baik tanaman kehutanan, tanaman polowijo atau agroforestry bisa mendapatkan hasil yang maksimal dan melimpah”, tutur Loesy sambil mengajak netpitu.com melihat proses pembuatan pupuk alami tersebut di lapangan

Sementara itu, perwakilan salah satu dari pengurus LMDH, Cipto Utomo, (45),   yang ditemui media ini ketika lokasi praktek di lapangan mengutarakan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada pihak Perhutani dan CV Alfi Jaya yang telah memfasilitasi pelaksanaan pelatihan pembuatan kompos ini.

“Mulai dari pemaparan materi oleh narasumber dari Yayasan ANSA (Sekolah Anugrah Bangsa) hingga praktek sekaligus penerapan aplikasinya dilapangan kami segenap LMDH merasa sangat terbantu sekali karena mendapatkan ilmu baru,” tatapnya puas dengan kegiatan itu.

Baca Juga :  Koperasi Kareb Berikan THR H - 7 Sebelum Lebaran

“Semoga dengan pelatihan ini harapan kami kedepannya mampu menjadi perintis dalam mewujudkan Desa pintar yang mandiri dari segi pupuk, mandiri pakan serta mandiri energi,” lanjutnya.

Dia berharap  dengan keberadaan LMDH-LMDH yang kurang mendapat perhatian dari banyak pihak. Melalui kegiatan yang dihadiri mantan Ketua DPRD Bojonegoro, Hj. Mitroatin dan bebarapa pejabat Perhutani KPH Padangan bahwa LMDH siap akan berupaya maksimal menghijaukan lagi serta menjadikan hutan kembali lestari.

“Kami mohon dukungannya dari pihak perhutani dan CV Alfi Jaya untuk merencanakan rencana tindak lanjut setelah pelatihan ini diantaranya untuk menentukan lokasi demplot,” ujar Cipto yang dari ketua LMDH Jati Murni.

(met).