oleh

Tak Ingin Laporannya Bernasib Sama Dengan Wabup, Anwar Minta Kapolri Ambil Alih Penanganan Perkara Dugaan Pemalsuan Data Otentik

-BERITA-78 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Tak mau pelaporannya bernasib sama dengan laporan pencemaran nama baik wakil bupati Bojonegoro, Budi Irawanto yang di hentikan di tingkat penyelidikan perkara oleh Ditreskrimsus Polda Jatim.

Anwar Sholeh, pelapor dugaan pemalsuan data otentik atau menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik mengenai sesuatu hal yang kebenarannya harus dinyatakan oleh data itu, sebagaimana diatur dalam Pasal 266 KUHP, meminta Kapolri untuk mengambil alih penanganan pelaporan tersebut dari Polres Bojonegoro.

Pasalnya, menurut Anwar Sholeh, ia mencium adanya indikasi intervensi dari pihak luar yang menginginkan penanganan laporan kasus dugaan pemalsuan data otentik tersebut dihentikan ditingkat penyelidikan.

Issue tersebut, kata Anwar, Senin, (14/02/2022), sempat mencuat bersamaan dengan penghentian penyelidikan dugaan pencemaran nama baik Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto, yang melibatkan Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah sebagai terlapor.

Baca Juga :  Perhutani KPH Parengan Gelontorkan Dana PMUK Rp. 220 Juta

Ia pun sempat ketir-ketir dan kecut hati dengan beredarnya issue tersebut. Namun ia tetap meyakini bahwa masih ada hukum di negeri ini.

“Alhamdulillah, Bareskrim Mabes Polri telah merespon permintaan pengambilalihan penanganan kasus yang kami laporkan. Dengan meminta laporan kemajuan penanganan perkembangan perkara ke penyidik Satreskrim Polres Bojonegoro, Polda Jatim,” ujar Anwar Sholeh, sembari menunjukkan surat dari Bareskrim Mabes Polri yang diterimanya 5 Februari 2022, lalu.

Surat Bareskrim yang ditandatangani oleh Karowassidik, Brigjen. Iwan Kurniawan. S,I.K, M.Si.

Dari hasil perkembangan penanganan perkara, lanjut Anwar Sholeh, Bareskrim akan melakukan kajian dan analisa terhadap kasus tersebut untuk menentukan tindak lanjut, supervisi, atau gelar perkara khusus.

Surat Bareskrim nomor B/292/l/RES.7.5/2022 tertanggal 11 Januari 2022, tentang Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Pengawasan Penyidikan tersebut ditandatangani oleh Karowassidik, Brigjen. Iwan Kurniawan. S,I.K, M.Si.

Untuk memperkuat pengawalan penanganan laporan dugaan pemalsuan data otentik atau memalsukan data akta otentik berupa ijazah Strata Satu ( S1) yang tengah ditangani Satreskrim Polres Bojonegoro, selain kepada Kapolri, Anwar Sholeh juga melaporkan penangangan laporan tersebut ke Komisi Polisi Nasional ( Kompolnas ).

Kepada Kompolnas, Anwar Sholeh, meminta untuk melakukan pemantauan dan pengawasan secara khusus terhadap penanganan perkara dugaan pemalsuan data otentik yang melibatkan Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, sebagai terlapor.

Diberitakan sebelumnya, setelah berhasil memperoleh klarifikasi dari Anna Mu’awanah terkait perkara yang dilaporkan Anwar Sholeh, penyidik Satreskrim Polres Bojonegoro mengagendakan gelar perkara. Hanya saja, gelar perkara penyelidikan kasus ini akan dilakukan di Polda Jatim.

Penanganan pelapiran dugaan pemalsuan data otentik nama Bupati Bojonegoro ini di lingkungan pemerintahan pusat cukup menarik perhatian pejabat dan warga Bojonegoro yang tinggal di Jakarta.

Mereka berharap hukum bisa berdiri tegak dan tidak berpihak kepada penguasa.

(ro)