Cegah Penularan COVID- 19 Mendiknas Minta Sekolah Batalkan Study Wisata dan Kemah

- Team

Sabtu, 14 Maret 2020 - 08:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KTU UPT Dinas Pendidikan Provinsi Jawa timur, di Bojonegoto, Djaswadi.

KTU UPT Dinas Pendidikan Provinsi Jawa timur, di Bojonegoto, Djaswadi.

BOJONEGORO. Netpitu.com – Kementerian Pendidikan meminta semua satuan pendidikan untuk membatalkan kegiatan studi wisata dan kemah yang biasanya dilakukan menjelang akhir pelajaran selesai.

Pembatalan dengan menunda kegiatan tersebut dimasudkan untuk mencegah perkembangan dan penyebaran corona virus disease ( COVID – 19 ) di lingkungan satuan pendidikan.

Menteri Pendidikan melalui surat edaran nomor 2 tahun 2020 tentang pencegahan corona virus disease ( COVID – 19 ) tanggal 9 Maret 2020, mengintruksikan pada lembaga satuan pendidikan untuk menunda kegiatan yang mengumpulkan banyak orang atau kegiatan di luar satuan pendidikan, seperti kemah dan studi wisata.

Kepala Tata Usaha UPT Dinas Pendidikan Provisi Jawa timur di Bojonegoro, Djaswadi, memastikan seluruh satuan pendidikan di Bojonegoro telah menerima surat edaran dari Kemendiknas tersebut.

Menurut Djaswadi, dari SMA dan SMK yang ada di Bojonegoro,  biasanya di akhir masa tahun ajaran selesai banyak yang mengadakan kegiatan study wisata. Diantara sekolah yang sudah merencanakan kegiatan study wisata, adalah SMK Negeri 1 Boureno dan SMA Negeri 3 Bojonegoro.

Baca Juga :  Bupati Tuban Canangkan Madrasah Tangguh

Pasca edaran menteri hingga Jumat (13/03/2020) dikatan Djaswadi, belum ada sekolah yang melaporkan tentang pelaksanaan kegiaran study wisata.

“Apakah ditunda atau tetap dilaksanakan sesuai jadwal rencana,” ujar Djaswadi, kepada netpitu.com, di ruang kerjanya, (13/03/2020).

Selain melakukan penundaan atau pembatalan kegiatan study wisata dan kemah, untuk mencegah perkembangan dan pencegahan COVID – 19 ini menteri pendidikan, Nadiem Anwar Makariem, juga meminta satuan pendididikan menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun ( CTPS ) dan sarana pengering ( tisue ) yang ditempatkan di lokasi strategis.

Baca Juga :  6 Sekolah Tuban Sukses Raih Adi Wiyata Dari Kementerian Lingkungan Hidup

Kontak fisik, seperti bersalaman, cium tangan, dan berpelukan, juga tidak dianjurkan untuk mencegah penyebaran virus corona, di lingkungan sekolah.

Berbagi makanan dan minuman juga dilarang, selain itu satuan pendidikan harus memastikan bahwa makanan yang diperdagangkan di kantin sudah dimasak matang.

(yon)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja
Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro
Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum
Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro
PPDB SMKN Tuban – Bojonegoro Resmi Ditutup, 1109 Bangku Tak Terisi
Orang Tua Wali Murid Pertanyakan Uang Tabungan dan Uang Kunjungan Industri Yang Belum Dikembalikan
IKA SMP Negeri 2 Bojonegoro Mulai Bangun Mushola di SMPN 2

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru