Semen Indonesia Terapkan Teknologi Inovatif Pada Petani Green Belt

- Team

Sabtu, 14 Maret 2020 - 08:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komitmen Semen Indonesia untuk mensejahterakan petani di ring belt pabrikan semen salah satunya dilakukan dengan terapkan teknologi inovatif.

Komitmen Semen Indonesia untuk mensejahterakan petani di ring belt pabrikan semen salah satunya dilakukan dengan terapkan teknologi inovatif.

TUBAN. Netpitu.com – Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Pabrik Tuban dalam melakukan pemberdayaan kepada masyarakat di sekitar wilayah pengembangan perusahaan dijalankan secara berkesinambungan.

Di bidang pertanian, Semen Indonesia (SIG) kali ini melakukan kerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Sub Tropik (Balitjestro).

Dalam pendampingan dan pengawalan teknologi inovatif melalui pemberian pembelajaran budidaya kelengkeng, anggur, dan jeruk dengan mendatangkan Tenaga Ahli bagi 25 orang perwakilan Petani Green Belt bertempat di lahan pasca tambang Semen Indonesia, Kamis, (12/03/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejalan dengan pembelajaran tersebut, kerjasama yang dilakukan antara SIG dengan Balitjesto juga membuat Demontration Plot (Demplot) dilahan Green Belt SIG Pabrik Tuban.

Demplot tersebut akan dikelola dan dilakukan pengawasan langsung oleh tim dari Balitjestro yang juga melibatkan Petani Green Belt dengan harapan dapat menjadi sarana pembelajaran para petani.

Baca Juga :  Bupati Keluarkan SE Ramadhan di Tengah Pandemi Covid-19

General Manager of Mining & Raw Material PT Semen Indonesia (Persero) Tbk – Pabrik Tuban, Musiran, menyampaikan ke netpitu.com bahwa melalui pelatihan ini diharapkan agar nantinya peserta pelatihan budidaya tanaman buah ini dapat menularkan ilmu yang didapatkannya kepada seluruh anggota di kelompoknya.

“Saat ini jumlah anggota Petani Gren Belt telah mencapai lebih dari 500 orang yang seluruhnya adalah masyarakat yang berdomisili di sekitar,” paparnya.

Sejalan dengan penyelenggaraan pelatihan di atas, peserta yang mewakili pada tahap pertama ini SIG membuat demplot seluas sekitar 3 hektar di lahan pasca tambang dengan ditanami tanaman anggur sebanyak 250 pohon, kelengkeng sebanyak 150 pohon dan tanaman jeruk sebanyak 150 pohon.

“Sedangkan luas lahan greenbelt yang dikerjasamakan dengan Balitjestro seluas 7,75 ha”, tandasnya.

Baca Juga :  Peduli Dampak Covid-19 SMKN 2 Bojonegoro Bagikan Sembako ke Warga

Ditemui media ini dia mengutarakan kalau Greenbelt adalah sabuk hijau yang mengelilingi bagian luar area tambang.

Total luas greenbelt saat ini berkisar 98,53 ha yang dikelola oleh kelompok-kelompok petani di sekitar perusahaan menjadi lahan pertanian yang subur. Perusahaan pun memberikan ijin kesempatan lahan greebelt secara gratis untuk para petani dan hasil pertaniannya pun sepenuhnya untuk  petani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban, Murtadji, berharap lahan Green Belt ini dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar perusahaan. Selain itu, perusahaan semen terbesar ini juga memiliki banyak embung air yang tidak pernah kering sepanjang tahun. “Tinggal kita bagaimana cara memanfaatkannya,” ujar Murtadji.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Balitjestro, Harwanto, mengatakan bahwa Balitjestro ditugaskan oleh Kementrian Pertanian untuk berinofasi dalam bidang pertanian. Selain itu, juga ditugaskan untuk menjalin sinergi dengan semua pihak untuk memajukan petani.

Baca Juga :  Pengumuman Lomba Baca Puisi dan Vlog Hari Pancasila Molor 30 Menit

“Lahan pasca tambang semen itu imagenya di luar sana adalah lahan yang tidak berguna dan kritis. Tapi setelah kita kaji lebih jauh lahan bekas tambang milik Semen Indonesia ini masih bisa kita gunakan untuk budidaya tanaman,” terangnya.

Menurutnya, Balitjestro bakal mendampingi dan memberikan pengetahuan baik sisi teori maupun praktek kepada Petani Green Belt selama sekitar 3 tahun.

Dan harapannya, dengan menanam anggur, klengkeng, jeruk, dan berbagai tanaman lainnya dapat meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat sekitar diwilayah sekitar perusahaan.

“Semoga Allah meridhoi apa yang kita lakukan ini. Dan semoga yang kita lakukan dapat berhasil dan sesuai dengan apa yang kita harapkan bersama,” pungkasnya.

(met)

Berita Terkait

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro
Ribuan Warga Karangpacar Ikuti Giat Jalan Santai Kampung Moderasi Beragama
Kadal Ireng Tour Healing Of Java
Peringati HJD ke 117 Tahun Desa Pacing Gelar Seni Tayub
Coldova Rock Band Goncang Lapangan Meliwis Putih
Kemeriahan Pesta Rakyat di RW 01 Kel. Ngrowo
Menjaga Kekompakan Brimob Olah Raga Bareng Kodim
Polres Bojonegoro Gelar Ngopi Bareng Dengan Media

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:57

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:53

Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32