oleh

Kimia Farma Lakukan Vaksinasi Booster Pada Karyawan Perhutani Rayon 1 Jatim

-BERITA-162 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Parengan berkerjasama dengan Kimia Farma Surabaya menggelar vaksinasi gotong royong tahap tiga untuk karyawan, di Aula Kantor KPH Parengan, Bojonegoro, Senin, (14/03).

Kegiatan vaksinasi ke tiga ini tersedia jenis vaksin Booster Hastrolog, sedangkan untuk vaksin Primernya Sinopham dan Sinovac.

Vaksinasi diikuti oleh karyawan di wilayah Rayon I Bojonegoro yang meliputi KPH Parengan, KPH Bojonegoro, KPH Padangan, dan Perencanaan Hutani Wilayah (PHW) I Bojonegoro.

Baca Juga :  Kader Gerindra Inginkan Prabowo Nyalon Presiden

Petugas Vaksin dari Kimia Farma Surabaya 4 orang yaitu Araini, Jeffri, betugas bagian pendataan administrasi, sedang tenaga medis satu orang dokter Hernita di bantu satu orang petugas medis Zakia.

Menurut Administratur Perhutani KPH Parengan, Slamet Juwanto, vaksinasi ke tiga ini diberikan agar karyawan Perhutani semakin kuat daya tahan tubuhnya dan supaya tidak mudah terserang Covid-19.

Baca Juga :  Kerap Rilis Berita Tak Sesuai Data DPRD Akan Panggil Pihak Dinas Kominfo

Lebih lanjut dikatakan Adm. KPH Parengan, kegiatan ini merupakan kerjasama antara Perhutani dengan Kimia Farma Surabaya.

” Hal tersebut merupakan ikhtiar kami selaku manajemen untuk melindungi seluruh karyawan guna memutus penyebaran virus dilingkungan kerja,,”ungkap Slamet Juwono.

Sementara itu, dikatakan oleh dr. Hernita, vaksinasi ketiga sedikit mempunyai efek terhadap sebagian orang, yaitu deman, pusing, lapar, muntah. Hanya saja efek vaksin akan terjadi dalam durasi yang pendek.

Baca Juga :  Perhutani KPH Parengan Gelontorkan Dana PMUK Rp. 220 Juta

” Kalau efeknya lebih dari tiga hari maka harus dilakukan pemeriksaan ke dokter, karena ditakutkan ada gejala penyakit lain pada orang tersebut,” jelas Hernita.

“Untuk karyawan Perhutani Rayon I ini kami sediakan 150 dosis vaksinasi hari ini. Sedangkan yang belum akan kita jadwal ulang, untuk pemberian vaksin tahap berikutnya sampai semuanya sudah mendapatkan vaksin,” jelasnya.

(Gus/red)