Warga Bojonegoro Jadi Salah Satu Korban Luka Bom Gereja

- Team

Senin, 14 Mei 2018 - 16:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Siti Mukharimah, warga Desa Dusun Panasa, RT 008, RW 04, Desa Bumiayu, Kecamatan Boureno, Kab. Bojonegoro, turut memnjadi salah satu korban peledakan bom bunuh diri di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro, Surabaya, Minggu (13/5).

Saat wartawan netpitu.com berkunjung di rumah keluarga Siti Mukharimah di Desa Bumiayu, Boureno, Mukhkisotin, berkenan menerima wartawan netpitu.

Baca Juga :  Satgas TMMD Bangun Dua Jembatan di Desa Meduri

Kakak Siti Mukharimah itu membenarkan jika adiknya yang tinggal dan bekerja di Surabya menjadi salah satu korban bom gereja yang meledak di GKI, jalan Diponegoro, Surabaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mukhlisotin, adiknya bekerja di RS william both, yang kebetulan shift malam. Saat ini tambah Muklisotin, kondisi Siti Mukharimah sedang hamil.

Baca Juga :  Dua Balon Bupati Hadiri Jalan Santai Ngumpak dalem

Lebih lanjut dituturkan Mukhlisotin, adiknya (Siti Kharimah) memang tinggal dan bekerja di Surabaya.

“Pada saat kejadian, adek saya pulang kerja dari shift malam. Saat melintas depan gereja dengan mengendarai kendaraan bermotor, tiba-tiba ada ledakan bom tersebut,” ungkap Mukhlisotin

Akibatnya, Siti Mukharimah terkena percikan bom dan menderita luka bakar, terang Mukhlisotin.

Baca Juga :  Wabup Buka Sosiisasi Ketaspenan Bagi PNS Purna Tugas

Namun, lebih lanjut dikatakan Mukhlisotin, kini kondisi adiknya sudah membaik.

“Alhamdulillah, keadaanya saat ini sudah membaik dan semoga aja tidak terjadi apa-apa dengan kandunganya,”pungkasnya.

Siti Mukharimah sekarang ini masih di Surabaya dan ditunggui oleh salah satu kakaknya yang kebetulan tugas dinas di surabaya.

(dro)

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan