Ulama dan Santri NU Pasuruan Tolak Pemberlakuan Sekolah 5 Hari

- Team

Rabu, 14 Juni 2017 - 10:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ulama, Pengurus NU, Lembaga Ma'arif NU, Pondok Pesantren dan Persatuan Guru NU, lakukan unjuk rasa menolak pemberlakuan sekolah lima hari.

Ulama, Pengurus NU, Lembaga Ma'arif NU, Pondok Pesantren dan Persatuan Guru NU, lakukan unjuk rasa menolak pemberlakuan sekolah lima hari.

PASURUAN. Netpitu.com – Ulama, Pengurus NU, Lembaga Ma’arif NU, Persatuan Guru NU dan Pimpinan Pondok Pesantren di Pasuruan, Rabu, (14/6), melakukan unjuk rasa menolak wacana diberlakannya sekolah 5 hari pada tahun ajaran baru 2017/2018, oleh Kementerian Pendidikan dan Budaya Nasional.

Baca Juga :  Orang Tua Harus Support Pendidikan Anak

Selain menolak pemberlakuan sekolah 5 hari, mereka juga menolak penghapusan mata pelajaran Agama di sekolah.

Lima hari sekolah akan berpotensi hilangnya eksistensi Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren yang telah mengakar jauh sebelum Kemerdekaan Indonesia.

Lima hari sekolah juga kan merampas hak masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan pendidikan nasional. Selain itu, juga tidak memberi uang yang cukup untuk anak-anak untuk berinteraksi dengan lingkungannya yang menjaadi akar budaya mereka. Sehingga berpotensi tumbuhnya watak individual.

Baca Juga :  Deklarasi SRA, Bupati Minta Guru Menjadi Tauladan

Pengunjuk rasa menilai sekolah lima hari jauh dau ruh tujuan pendidikan nasional yang menekankan keimaman dan ketaqwaan serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama.

“Semestinya pendidikan agamalah yang harus diperkuat, bukan malah dihapuskan,” ujar Koordinator Unras.

(Red)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja
Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro
Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum
Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila
Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro
PPDB SMKN Tuban – Bojonegoro Resmi Ditutup, 1109 Bangku Tak Terisi
Orang Tua Wali Murid Pertanyakan Uang Tabungan dan Uang Kunjungan Industri Yang Belum Dikembalikan

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47