Sebar Ujaran Kebencian di Facebook SPF Diamankan Polisi

- Tim

Jumat, 14 Juli 2017 - 17:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Awas..! Mulutmu harimaumu, jangan sembarang ngomong, apalagi memberi komentar maupun posting status yang tak sopan, menghasut ataupun fitnah di media sosial, akibatnya bisa fatal.

Seperti lakon yang kini tengah dijalani SPF (20),  laki-laki yang masih berstatus sebagai pelajar, Jum’at (13) ditangkap tim Panther Polres Bojonegoro. Kini warga yng tinggal di Jalan Dr. Soeharso, Bojonegoro ini, harus berurusan dengan tim Cyber Troops dan menjad tersangka ujaran kebencian.

Baca Juga :  Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina

Kata Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro, bahwa penangkapan SPF terkait komentarnya di media sosial Facebook. SPF yang sekarang diamankan Polisi ditangkap tim Panther Polres Bojonegoro di Stasiun Kota Bojonegoro pada saat tersangka turun dari Kereta Api.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelumnya kita telah mendeteksi keberadaan tersangka dan saat ini tersangka sudah kita amankan. Saat ini dengan didampingi orang tuanya tersangka masih kita mintai keterangan,” ujar Kapolres.

Baca Juga :  Hari Ini KPU Lantik PPK dan PPS Pemilukada

Dijelaskan, pada Kamis (13/7) sore, SPF menuliskan komentar di group Facebook Media Bojonegoro yang isinya “ saya tidak salut kepada bapak polisi soalnya dia banci kaleng sukanya nilang sepeda motor terus, polisi sialan, bajingan beraninya sama orang yang lemah susu dan coklat”.

“Kita ada cyber troops dan cyber patrol untuk mengawasi lalu lintas media, jadi kalau mau mengupload sesuatu yang mengandung ujaran kebencian atau berbau SARA dalam waktu dekat akan tertangkap dan kita proses sesuai hukum,” ucapnya

Baca Juga :  Minim Penyiraman Warga Keluhkan Debu Proyek Peningkatan Jalan

Kapolres juga berpesan kepada semua masyarakat pengguna media sosial untuk bijak dalam memanfaatkan teknologi agar tidak terjerat kasus hukum yang akhirnya merugikan diri sendiri dan keluarga.

Karena jika postingan status ataupun komentar dimedia sosial yang melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) pasti akan diproses secara hukum dengan ancaman hukuman cukup berat.

(Dan)

Berita Terkait

Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Mantan Camat Padangan Kembali Dihadirkan di Persidangan Dugaan Korupsi BKKD
Putusan Banding PT Tipikor Surabaya Bebaskan Shodikin Dari Dakwaan Primair JPU
Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi
Anwar Sholeh Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Pemalsuan Data Otentik
Duit BOP TPQ Diduga Mengalir Ke Kantor Kemenag Untuk Ganti Cetak Piagam
Duit BOP TPQ Lari Kemana ? Ini Pengakuan Ketua FKTPQ
Pengadilan Negeri Bojonegoro Kampanyekan Zona Integritas WBK Dan WBBM

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00