oleh

Tembus Jumlah 201Orang Pasien, Pandemi Corona di Bojonegoro Kian Tak Terkendali

BOJONEGORO. Netpitu.com – Virus Corona terus mengganas menyebar tak terkendali di Bojonegoro. Setiap hari jumlah pasien yang terinfeksi corina terus bertambah. Hari ini, Selasa, (14/07/2020), tambah 14 orang orang yang terkonfirmasi positif Covid19. Dan akumulasi jumlah pasien Covid telah menembus angka 201 orang.

Berdasarkan Update sebaran Covid-19 di Bojonegoro hari Selasa tanggal 14 Juli 2020 Jam 18.00 WIB. Untuk status positif terkonfirmasi Covid-19 ada penambahan baru sebanyak 14 orang.

Penambahan positif Covid-19 hari ini berasal dari Kecamatan Bojonegoro 8 orang, Kecamatan Balen 1 orang, Kecamatan Padangan 1 orang, Kecamatan Purwosari 2 orang dan Kecamatan Dander 2 orang (1 orang dirawat dan 1orang meninggal dunia).

Sedangkan positif Covid-19 hari ini dinyatakan sembuh sebanyak 2 orang yang berasal dari Kecamatan Kalitidu dan Kecamatan Bojonegoro.

Untuk status positif terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 109 orang, meliputi 108 dirawat dan 1 orang meninggal dunia. Positif terkonfirmasi Covid-19 kumulatif sebanyak 201 orang, meliputi yang dirawat 108 orang, sembuh 74 orang dan meninggal dunia 19 orang.

Untuk status PDP hari ini di Bojonegoro tidak ada penambahan baru. Disamping dinyatakan meninggal dunia 1 orang di Kecamatan Kepohbaru dan ada peningkatan status menjadi positif Covid-19 terkonfirmasi 1 orang.

Sehingga status PDP pada hari ini 4 orang. Meliputi 3 orang dalam pengawasan dan 1 orang meninggal dunia. PDP kumulatif sebanyak 36 orang, dalam pengawasan 3 orang, selesai dalam pengawasan 21 orang dan meninggal dunia 12 orang.

Untuk status ODP hari ini tidak ada penambahan baru. Sedangkan selesai dalam pemantauan 1 orang di Kecamatan Kedungadem dan ada peningkatan kasus menjadi positif Covid19 terkonfirmasi sebanyak 5 orang.

Sehingga jumlah ODP pada hari ini 16 orang. ODP kumulatif sebanyak 295 orang, meliputi dipantau 16 orang, selesai pemantauan 275 orang dan meninggal dunia 4 orang.

Untuk status ODR di Bojonegoro sebanyak 43.048 orang dan status OTG sebanyak 357 orang.

Dari fakta diatas, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melalui gugus tugas harusnya memperketat kembali protokol kesehatan masyarakat. Baik di wilayah perdagangan, pasar, supermarket, maupun tempat hiburan seperti tempat karaoke, yang kini terlihat kendor dalam pengawasan petugas.

Di tempat karaoke, tingkat kerawanan penyebaran ini cukup tinggi. Karena pengunjung yang datang akan melepas masker untuk bernyanyi. Jumlah orang dalam satu ruang tak dibatasi, dan pemandu lagu juga tidak pernah mendapatkan test antivirus, terutama virus corina 19.

(pur)