oleh

Warga Ngampel Tuntut Bupati Terbitkan Ijin Pasar Desa

BOJONEGORO. Netpitu.com – Sekitar 125 orang warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (14/8/2019) melakukan aksi unjuk rasa (Unras) di depan pendopo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

Masa pengunjuk rasa tersebut meminta agar Anna Muawanah selaku Bupati Bojonegoro untuk segera menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB)  pasar Desa Ngampel.

Pengajuan IMB tersebut sudah diajukan pada tanggal 01 Agustus 2018 lalu melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu. Namun hingga sekarang ini, ijin yang dimohonkan belum ada penerbitan.

Baca Juga :  Turut Perangi Covid, DPD NasDem Bojonegoro Sumbangkan 200 APD Pada 3 Rumah Sakit

“Kami selaku warga Desa Ngampel meminta kepada Bupati Bojonegoro agar segera menerbitkan IMB pasar tradisional Ngampel, sebab sampai saat ini belum ada kejelasan,” terang Kepala Desa Ngampel, Pudjianto, yang turut mendampingi para pendemo.

Pudjianto menerangkan, rencannya, pembangunan pasar tradisional tersebut menjadi opsi pertama untuk mengurangi angka pengangguran di Desa Ngampel. “Jika benar-benar bisa berdiri Pasar Desa Ngampel, Desa Ngampel akan menjadi Desa terkaya di Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :  Lamongan Gelar Seni Budaya di TMII

“Pasar Tradisional Desa Ngampel jika bisa berdiri bakal bisa menyumbang anggaran kepada desa sebanyak 1 Miliyar setiap tahunya. Ini sudah kita adakan kajian bersama ahli bidang perekonomian juga,” ucap Kades Ngampel Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro.

Pudjianto berharap Bupati Bojonegoro segera menandatangani ijin pemanfaatan tanah desa untuk bangun guna serah pasar Desa Ngampel. Karena ijin ini menjadi syarat penerbitan IMB.

Baca Juga :  Alasan PPKM, Polisi Tunda Rekontruksi Kasus KDRT Yang Libatkan Anggota Dewan

(pur/yon)