Bupati dan DPRD Tuban Simak Bareng Pidato Presiden Jokowi

- Team

Jumat, 14 Agustus 2020 - 22:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Bupati Tuban, H. Fathul Huda, bersama Forkopimda Kabupaten Tuban menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-75, di ruang rapat Paripurna DPRD Tuban, Jumat (14/08/2020).

Hadir dalam acara kenegaraan itu jajaran Pimpinan DPRD beserta anggotanya, Sekda Tuban Dr Budi Utomo, bersama pimpinan OPD Pemkab Tuban.

Pada kesempatan ini Presiden RI, Ir. Joko Widodo menggunakan pakaian adat Sabu, Nusa Tenggara Timur menyerukan, agar peringatan HUT RI tahun 2020 menjadi momentum bagi bangsa Indonesia untuk mengejar ketertinggalan melalui lompatan besar dengan melakukan tranformasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengingat hampir 215 negara tengah menghadapi Covid-19 yang membuat kemunduran ekonomi.

Negara-negara tersebut tanpa terkecuali, tengah dihadapkan permasalahan berupa pertumbuhan ekonomi minus belasan persen, sampai minus 17 %.

Baca Juga :  Taati Putusan PTUN, Pemkab Bojonegoro Tunda Pelaksanaan Pemberhentian Kades

Sedangkan negara Indonesia di kuartal pertama 2020, pertumbuhan ekonomi negara kita masih plus 2,97 %, tapi di kuartal kedua kita minus 5,32 %.

Presiden Jokowi menekankan bangsa Indonesia perlu membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan.

“Saya menyambut hangat seruan moral penuh kearifan dari para ulama, pemuka agama, dan tokoh-tokoh budaya agar menjadikan momentum musibah pandemi ini sebagai sebuah kebangkitan baru untuk melakukan sebuah lompatan besar,” ungkapnya.

Meski di tengah pandemi Covid-19, bangsa Indonesia harus tetap bersyukur dalam memperingati 75 Tahun Indonesia Merdeka.

Lebih lanjut, pada usia ke-75 tahun ini bangsa Indonesia telah menjadi negara Upper Middle Income Country.

“25 tahun mendatang, di usia seabad Republik Indonesia, kita harus mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia Negara Maju,” seru Jokowi.

Baca Juga :  Kajari Bojonegoro Sutikno, SH. MH : Soal Sanksi Hukuman Administrasi Terserah Pemkab

Politisi kelahiran kota Solo ini menerangkan, krisis yang melanda negeri memaksa masyarakat untuk merubah pola pikir dan etos kerja. Fleksibilitas, kecepatan, dan ketepatan sangat dibutuhkan.

Efisiensi, kolaborasi, dan penggunaan teknologi harus diprioritaskan. Kedisiplinan nasional dan produktivitas nasional harus ditingkatkan.

“Jangan sia-siakan pelajaran yang diberikan oleh krisis. Jangan biarkan krisis membuahkan kemunduran. Justru momentum krisis ini harus kita bajak untuk melakukan lompatan kemajuan,” tegasnya.

Di samping itu, sistem pendidikan nasional harus mengedepankan nilai-nilai Ketuhanan, yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia, serta unggul dalam inovasi dan teknologi. Ideologi dan nilai-nilai luhur bangsa tidak boleh dipertukarkan dengan kemajuan ekonomi. Peran media-digital yang saat ini sangat besar harus diarahkan untuk membangun nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih kepada tenaga medis dan semua pihak yang mendukung penanganan Covid-19.

Baca Juga :  10 Cara Kontrol Kadar Gula Darah Tinggi Tanpa Obat

Belajar dari krisis kesehatan tersebut, perlu adanya reformasi fundamental di sektor kesehatan.

Orientasi pada pencegahan penyakit dan pola hidup sehat harus diutamakan melalui penguatan kapasitas SDM, pengembangan rumah sakit dan balai kesehatan, serta industri obat dan alat kesehatan harus diprioritaskan.

Ketahanan dan kapasitas pelayanan kesehatan harus kita tingkatkan secara besar-besaran.

Presiden Jokowi mengingatkan tujuan besar yang ingin dicapai Bangsa Indonesia hanya bisa dicapai melalui kerja sama seluruh komponen bangsa dengan gotong royong, saling membantu, dan saling mengingatkan dalam kebaikan dan tujuan yang mulia.

“Rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, menjunjung tinggi kebersamaan dan persatuan, penuh toleransi dan saling peduli, sehingga masa-masa sulit sekarang ini bisa kita tangani secara baik,” tuturnya.

(met)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?
Duh… Belum Terima Gaji Bulan Maret, ASN Dinas Sosial Bingung Cari Talangan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:57

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:53

Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32