oleh

Terserang Hama Wereng, Hasil Panen Petani Bubulan Rendah

BOJONEGORO. Netpitu.com – Petani Desa Bubulan minggu ini mulai menikmati panen tanaman padi mereka. Namun sayang, panen kali ini tak disambut dengan rasa suka cita. Sebaliknya para petani itu muram, lantaran tanaman padinya diserang hama wereng dan penyakit potong leher.

Lamijan, salah seorang petani yang saat itu tengah memanen tanaman padinya mengatakan meski kena serangan hama dan penyakit potong leher, hasilnya masih tergolong bagus dibandingkan dengan panen tahun lalu.

Harga Gabah Keting Sawah saat ini hanya laku terjual Rp.3000 per Kilogram, sedang untuk Gabah Keting Giling Rp. 5000 per Kilogramnya.

Rendahnya hasil panen dan harga padi tersebut menjadikan petani memilih tidak menjual gabah hadil panennya.

“Hasil panen akan kami bawa pulang untuk kebutuhan makan sehari -hari, soalnya harga beras di pasaran sekarang ini madih mahal. Kalau gabah kita jual, kita bisa tekor. Gak cucuk mas dengan biaya garapnya,” ujar Lamijan.

Mayoritas petani di Kecamatan Bubulan dapat melakukan tanam padi dengan sistem gogo rancah (sawah tadah hujan). Hasil panennyapun tidak menentu, kalau beruntung kadang setahun bisa dua kali tanam, tergantung kondisi cuaca.

Mereka berharap pemetintah mau peduli memikirkan nasib petani yang tinggal dan bersawah-ladang di pinggir hutan.

“Setidaknya buatlah embung yang banyak disini,” ujar Lamijan.

(dan)