Soal Konflik Klenteng HSB, Gandhi : Sudahkah Asset Klenteng Diserahkan ?

- Tim

Rabu, 15 Maret 2023 - 17:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu. com – Terkait dengan keputusan umat dan pengurus TTID yang baru soal penolakan eksekusi dan tidak diakuinya Go Kian An sebagai ketua dalam kepengurusan TTID Bojonegoro, Gandhi Koesmianto (GO Kian An) angkat bicara.

“Seluruh asset klenteng Hok Swie Bio dulu tercantum di akta ini, dan bukan bermaksud untuk merebut Klenteng menjadi milik pribadi saya,” ungkap Gandhi kepada netpitu. com.

Dirinya hanya mewakili Klenteng Hok Swien Bio yang mana seluruh asset nya telah dialihkan ke Yayasan milik pribadi dan pendiri yayasan HSBB tersebut, dan itu semua tertuang diputuskan PT yang dikuatkan dengan putusan MA (Petitum no 3 sampai 8).

“Dan putusan MA hal 79 dari 81 hal itu adalah PMH ( Perbuatan Melawan Hukum). Dan misi utama kami (mewakili TITD HSB) mengembalikan seluruh asset yang sudah Dialihkan ke yayasan milik pribadi menjadi A/N Klenteng Hok Swie Bio kembali, tidak ada maksud lainnya, tetapi jika ada yang menilai macam-macam ya tidak apa-apa saya terima saja.

Baca Juga :  Perhutani KPH Parengan Gelontorkan Dana PMUK Rp. 220 Juta

Gandhi juga mengakui memang kemarin dirinya diundang secara pribadi, tetapi undangannya melalui JNE/ JNT sebagai kurir, maka dari itu kami “TOLAK”.

” Kenapa?, sebab pengundangnya adalah ilegal,” tandas Gandhi.

“Dan mohon maaf saya ingin bertanya kepada Humpa, apakah sertifikat itu sudah kembali menjadi milik klenteng ???. Jika sudah tolong tunjukan buktinya,” ungkap Gandhi dalam jumpa pers dengan wartawan.

” Jangan melakukan pembohongan publik dan umat Klenteng. Klenteng itu adalah tempat ibadah, buktikan kalau memang sertifikat tersebut sudah kembali menjadi milik Klenteng HSB lagi,” tandasnya lagi.

Baca Juga :  Grebeg Berkah Bojonegoro Puncaki HJB Ke 341 Tahun, Ramai Di luar Sepi Di Dalam

Menurut Gandhi, Dasar mereka menggugat adalah Akta yayasan HSB ( tahun 1987).

” Intinya dasar Gugatan kami adalah asset2 yang dulunya ada di yayasan HSB ( thn 1987). Jika para pengurus menolak untuk tidak memberikan sertifikatnya itu tidak masalah, Seperti apa yang sudah disampaikan oleh bapak Pansek PN Bojonegoro, khususnya Petitum putusan PT yang no 8,” tandasnya lebih lanjut.

(Put)

Berita Terkait

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa
Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00