Bupati Huda Cek Kesiapan Tempat Isolasi Desa

- Team

Rabu, 15 April 2020 - 09:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tuban, H. Fathul Huda, tutun lapangan cek kesiapan rumah isolasi yang disediakan desa untuk mencegah penyebaran  pandemi virus corona, Selasam (14/04/2020).

Bupati Tuban, H. Fathul Huda, tutun lapangan cek kesiapan rumah isolasi yang disediakan desa untuk mencegah penyebaran pandemi virus corona, Selasam (14/04/2020).

TUBAN..Netpitu.com – Bupati Tuban H. Fathul Huda berkunjung kesejumlah desa untuk mengecek kesiapan tempat isolasi pemudik di desa, Selasa (14/04/2020).

Adapun desa-desa yang disambangi hari ini adalah Desa Kesamben Kecamatan Plumpang, Desa Maibit Kecamatan Rengel, Desa Sokosari, Desa Rahayu, dan posko perbatasan Kecamatan Soko.

Turut dalam kegiatan ini Wakil Bupati Tuban Ir. H. Noor Nahar Hussein, M. Si.; Ketua DPRD Tuban, HM.Miyadi, S.Ag, MM.; Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K, SH, MH. dan Dandim 0811 Letkol Inf. Viliala Romadhon, serta sejumlah pimpinan OPD terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kunjungan kali ini Bupati ingin memastikan kesiapan setiap desa dalam menyiapkan tempat isolasi bagi warga yang baru datang dari luar kota atau luar negeri.

Baca Juga :  Fathul Huda : Kemajemukan Bangsa Dibayang-bayangi Intoleransi

Selepas mengunjungi beberapa tempat Bupati mengatakan bahwa seluruh desa yang dikunjunginya hari ini telah menyiapkan posko dengan baik, seperti fasilitas tempat tidur, kipas angin, fasilitas untuk makanan, dan kebutuhan dasar warga yang akan diisolasi nantinya.

“Saya apresiasi desa yang sudah menyiapkan tempat isolasi dengan baik, nanti tempat ini digunakan untuk para pemudik yang datang, yang berasal dari desa tersebut,” terang Bupati.

Lebih lanjut Bupati dua periode ini berharap desa mendata berapa jumlah warga yang nantinya akan mudik, hal ini untuk antisipasi kesiapannya, meski demikian Bupati tetap mengingatkan sesuai arahan dari presiden Joko Widodo agar masyarakat tidak melakukan mudik di tahun ini, hal ini untuk menghindari penyebaran covid-19 lebih meluas.

Selain itu, bupati juga menegaskan, jika nanti ada warga yang menolak melakukan isolasi, diharapkan desa bisa bertindak tegas.

Baca Juga :  PKBM Minta Pelaksanaan Ujian Paket B dan C Disamakan Dengan Sekolah Formal

Semua harus peduli dan saling peduli keselamat diri dan orang lain.

“Jadi saya minta masyarakat nanti patuh pada aturan isolasi ini, Nantinya, setiap isolasi akan ada SOP sesuai arahan dari Dinas Kesehatan”, lanjut Bupati.

Jika nantinya diperiksa, kondisi tidak menunjukan adanya gejala yang mengarah ke covid-19, diminta warga untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing- masing selama 14 hari.

“Kalau tidak ada gejala, boleh isolasi dirumah masing- masing, tapi jangan sembrono, tetap jaga jarak dengan anggota keluarga,” katanya.

Saat ini Ruang isolasi disiapkan oleh desa bermacam-macam, diantaranya di Balai Desa ataupun Sekolah Dasar, tergantung desa masing-masing.

Selain itu diperbatasan masuk Kabupaten Tuban juga telah dibangun posko untuk pemudik, seperti di perbatasan Tuban – Bojonegoro di Kecamatan Soko yang dikunjungi hari ini.

Baca Juga :  Disapu Puting Beliung Satu Rumah Ambruk Rata Tanah

Di Posko tersebut terdapat petugas kesehatan yang akan melakukan pengecekan suhu menggunakan thermometer gun, jika dinyatakan sehat maka akan dibiarkan untuk melanjutkan perjalanan, namun jika ada indikasi sakit, maka akan diperiksa lebih lanjut di Puskesmas terdekat ataupun di Rumah Sakit Rujukan.

“Seluruh tim di posko, saya minta melakukan pemantauan dengan maksimal dan melakukan pendataan setiap orang yang tiba dan mengecek kesehatannya”, harap Bupati.

Dalam kunjungan kali ini Bupati Tuban juga menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD).

“Saya harap dengan di sediakan tempat isolasi dengan alat yang lengkap ini kita bisa memutus rantai covid 19 DI Kabupaten Tuban”, pungkasnya.

(met)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?
Duh… Belum Terima Gaji Bulan Maret, ASN Dinas Sosial Bingung Cari Talangan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:57

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:53

Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32