oleh

Nasdem Usulkan Pansus, PAN Minta DPRD Bentuk Satgas Lawan Covid-19

BOJONEGORO. Netpitu.com – DPD partai Nasdem Bojonegoro kembali mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk membentuk Pansus penanganan Covid-19. Mengungat jumlah pasien positif cirona di Bojonegoro masih bertambah.

Ketua DPD Nasdem Bojonegoro, Alham. M. Ubey, menegaskan perlunya adanya pansus sehingga bisa melakukan pengawasan, evakuasu dan rekomendasi terhadap pelaksanaan penanganan pandemi Covid-19 di Bojonegoro.

Jika tidak ada pansus, lantas siapakah yang akan memberikan kontrol terhadap satuan gugus tugas covid-19 yang bekerja di lapangan.

Harus diingat bahwa anggaean yang dugunakan untuk penanganan civid-19 ini cukup besar, sekitar Rp. 98 milyar. Maka sudah selayaknya jika pengawasan secara khusus dilakukan oleh anggota dewan.

Baca Juga :  Kades Kepohkidul Kembalikan 68 Paket Lebaran Dari Pemkab

“Setiap rupiah yang digunakan harus sesuai rencana dan dipasyikan tifak terjafi penyelewengan anggaran,” ujar Alham. M . Ubey, kepada netpitu.com, Selasa, (14/04/2020).

Selanjutnya Alham berharap adanya dukungan usulan pandus ini dari partai-partai besar pemilik kursi di DPRD Bojonegoro. Terutama partai besar yang berada di lingkaran penguasa yang dianggapnya masih memiliki empati terhadap rakyat.

” Jika ada partai besar yangbtidak mendukung, patut dipertanyakan komitmen keberpihakannya terhadap rakyat,” cetus Alham. Jangan hanya peduli Kunker saja, karanya lebih lanjut.

Jika tidak ada pengawasan, Alham meyakini pihak eksekutif yang dipimpin bupati akan bertindak seenaknya senditi.

Baca Juga :  KANTONG BUDAYA

Dicontohkan, ada personil gugus tugas lupa dengan surat yang diterbitkan sndiri. Masih mmgumpulkan banyak orang. Mash menghadiri resepsi pernikahan koleganya.

“Bukankah sudah jelas berkumpul lebih dari 5 orang dilarang, tapi kenapa malah mendatangkan banyak orang. Ini kan ketidakpatuhan terhadap aturan,” kata Alham.

Menanggapi usulan partai Nasdem, anggota dewan dari partai amanat nasional, mengatakan memang seharusnya dibentuk supaya semua bersatu dalam penanganan Covid-19 ini.

Namun Lasuri lebih setuju jika DPRD membentuk Satgas Lawan Covid-19, bukan Pansus.

” Saya kira namanya bukan Pansuslah. Sesuai arahan dari DPR RI namanya Satgas lawan covid 19, karena DPR RI sudah membentuk satuan tugas lawan covid -19 dan sebaiknya masing-masing DPRD juga membentuk Satgas Covid -19,” papar Lasuri.

Baca Juga :  BMP Bakal Laporkan Kadisdukcapil ke Mendagri

Menurut Lasuri, Satgas covid 19 ini memiliki tugas untuk membantu kinerja Pemkab dalam rangka mempercepat penanganan covid 19. Sedangkan untuk pengawasan penanganan dan penggunaan anggarannya dilakukan oleh Satgas Lawan Covid-19 DPRD.

Sebaiknya DPRD kabupaten juga membentuk tim pengawasan penanganan Covid 19 tim yang dilaksanakan gugus tugas covid-19 Bojonegoro. Mengacu Satgas yang sama di DPRRI, maka tim satgas bersifat adhoc dan beranggotakan masing-masing fraksi.

Tim Satgas lawan covid-19 ini nanti bisa melakukan pengawasannya hingga ke desa-desa.

(ro/yon)