Wabup Minta Tenaga Lokal Dilibatkan Dalam Pengeboran Minyak Mudi 26 PHE TEJ

- Team

Rabu, 15 Juli 2020 - 19:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si., hadir secara daring pada upacara Tajak Pengeboran Sumur Pengembangan Mudi-26 Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ), Rabu (15/07/2020).

Menempati salah satu hotel di Tuban, Wabup Tuban hadir bersama Ketua DPRD, Wakil Kapolres, Kasdim 0811/Tuban dan kepala Dinas Lingkungan Hidup Tuban.

Kepada awak media ini dan Tim MCT Wabup Tuban menerangkan agar dalam pengembangan operasional kegiatan pengeboran dapat terus melibatkan masyarakat sekitar dengan jumlah yang terus ditingkatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya dengan menjadikan warga sekitar pengebiran untuk menjadi tenaga kerja sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan perusahaan.

“Semoga dapat berjalan lancar dan tanpa adanya fatality,” ungkapnya.

Wabup juga menyampaikan terima kasih atas dilibatkannya warga desa sekitar dengan kompetensi yang mumpuni menjadi teknisi pada kegiatan pengeboran.

Baca Juga :  Kontrak Berakhir Dinas PU Tetap Nekat Kerjakan Proyek Jembatan Trucuk

Lebih lanjut, mantan Ketua Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Tuban sebelum menjabat Wabup menekankan penyerapan warga lokal sebagai tenaga kerja sangat diharapkan masyarakat dan Pemkab Tuban.

Mengingat saat ini banyak warga yang terdampak akibat pandemi Covid-19, diantaranya kehilangan mata pencaharian.

Selain menyerap tenaga kerja, pengembangan proyek juga diharapkan membawa multiplayer efek lainnya sehingga mendukung pergerakan roda perekonomian warga di Kabupaten Tuban.

Wabup kelahiran Rengel ini menambahkan pengeboran ini menjadi pengembangan dari sumur minyak di desa Rahayu, Soko.

Pengeboran minyak dilakukan dalam rangka mendukung peningkatan produksi migas nasional. Selain itu, dapatnya membawa manfaat bagi Kabupaten Tuban, khususnya bagi warga sekitar.

General Manajer PHE TEJ, Darwin Tangkalalo juga ke netpitu.com menjelaskan kegiatan pengeboran sebagai wujud komitmen Pertamina untuk terus berkontribusi dalam membangun ketahanan energi migas Nasional meski pada masa pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Sistem Persemaian Dapog Tekan Biaya Tanam Padi

Di samping itu, mendukung pergerakan ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja lokal maupun multiplayer efek lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tuban dan warga yang telah mendukung operasional penanjakan sumur pengembangan MUDI 26,” ujarnya.

Darwin juga mengungkapkan, PHE TEJ berkomitmen menjalankan pengeboran sesuai prosedur keamanaan atau HSSE maupun protokol kesehatan Covid-19.

Dengan demikian, akan mampu memproduksi migas secara optimal dengan zero fatality.

Sementara itu, Field Manajer PHE TEJ, Taryono, menyatakan pihaknya telah siap melakukan tajak sumur pengembangan MUDI 26 Patch B di desa Rahayu dengan kedalaman 9.604 feet.

Total waktu operasional selama 36 hari dengan rincian 28 hari pengeboran (dry hole basis) dan 8 hari masa produksi (completion basis).

Baca Juga :  Penggugat PI Tolak Draft Perdamaian PT. SER dan PT. ADS

“Pengeboran ini ditargetkan mampu menghasilkan 200 barel oil,” jelasnya.

Jumlah pekerja yang terlibat pada pengeboran ini sebanyak 198 pekerja, dengan rincian 75 orang (38 persen) adalah tenaga non-lokal dan 123 (62 persen) orang merupakan tenaga lokal. Tenaga lokal yang diserap berasal dari desa Rahayu; Kebunagung; dan Bulurejo.

“Pelibatan tenaga ahli dengan tujuan adanya transfer knowledge atau transfer pengetahuan bagi tenaga kerja lokal tentang pengeboran minyak,” sambungnya.

Pada kesempatan ini, juga dibagikan paket sembako kepada sejumlah warga sekitar lokasi pengeboran oleh Camat bersama Forkopimka Soko. Kegiatan ini juga diikuti pegawai PHE TEJ yang berada di lokasi pengeboran di desa Rahayu.

(met)

Berita Terkait

Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
David FS : Entas Kemiskinan, Garpu Jatim Akan Launching 1.000 Warung UMKM
Sandiaga Uno Bicarakan Industri Kreatif di Bojonegoro
Wujudkan Kesejahteraan Rakyat Golkar Lounching Kios Baqoel Karya Berkah
Peringati Hari Koperasi Dekopinda Bojonegoro Salurkan Sembako dan Daging Kurban
Peran BumDes Dalam Peningkatan Perekonomian Rakyat
PT.Rekind Belum Selesaikan Pembayaran Pada Vendor Penyedia Makanan dan Minuman
Zakat Fitrah Tahun Ini Ditentukan Sebesar 3 Kg Beras
Tag :

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru