oleh

Diva Prama Akbarian, Wakil Parlemen Remaja Dapil lX : Remaja Jangan Benci Politik

BOJONEGORO. Netpitu.com – Terpilih dalam Parlemen Remaja Tahun 2021, dan menjadi wakil dari Daerah pemilihan 9 ( Bojonegoro, Tuban ) menjadikan Diva Prama Akbarian, lebih yakin bahwa politik itu penting bagi kehidupan umat manusia.

Bagi santri Pondok MS Alami yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, Bojonegoro, kelas 12 ini mendalami ilmu politik itu mengasyikan. Karena disitulah jiwa sosial seseorang akan diasah sampai sejauhmana kepekaan sosial kemasyarakatan itu diuji.

Baca Juga :  Ekonomi Kurang Beruntung Dan Menjadi Beban Keluarga, 14 GTT Terima Penghargaan

Ia pun menyerukan kepada remaja yang sekarang ini masih duduk di bangku sekolah untuk tidak membenci politik. Diakui oleh putra pertama Gunawan Wibisono, Kepala Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kab. Bojonegoro ini, bahwa remaja sekarang tidak tertarik untuk belajar politik dan cenderung “benci” pada politik.

“Bagaimana ya, remaja itu benci akan politik. Politik itu mbuh opo yo, DPR, DPRD, itu dianggapnya penjilat uang rakyat. Tapi kalau kita bisa mempelajari lebih lanjut, lebih dalam, ya nggak ( seperti itu ),” ujar Diva Prama Akbarian, kepada netpitu.com, Sabtu, 13/09/2021.

Baca Juga :  3 Proyek Pemkab Bojonegoro Terkendala Tabung Oksigen

Tekad Diva mendalami ilmu politik didasari pada pendapatnya sendiri, yang menyatakan “Jika kamu ingin menjadi politisi berdakwahlah lewat jalur politik, tapi jika kamu ingin menjadi da’i berpolitiklah lewat jalur dakwah. Jadilah orang yang berpolitik dan jangan jadi korban politik”.

Memahami politik menurut Diva Prama Akbarian, bisa menjadi kunci orang sukses dalam kehidupan sosial.

Baca Juga :  Tiga Menteri Jokowi Tinjau Langsung Vaksinasi Di Bojonegoro

Lebih lanjut dikatakan Diva, menjadi perwakilan Parlemen Remaja 2021, setiap harinya ia bersama dengan perwakilan Parlemen Remaja lainnya terus menerus diberikan materi pelatihan kerja dewan dari Sekretariat DPR RI. Mulai rapat-rapat kelengkapan dewan, dari penyusunan anggaran hingga membuat undang-undang.

(yon)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *