oleh

Loading Test Jembatan Sosrodilogo Libatkan 38 Dumb Truck

Reporter : Dwi Purwanto
Editor : Edy Kuntjoro

BOJONEGORO – netpitu.com – 38 dumb truck yang berisi muatan ikut dilibatkan saat dilakukan loading test jembatan Sosrodilogo yang menghubungkan Kota Bojonegoro ke Trucuk. Jembatan dengan panjang 145 meter dan lebar 9 meter tersebut dibangun menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD Bojonegoro.

“Masing masing dumb truck yang berisi muatan yang ikut loading test di jembatan Sosrodiloga dengan berat 10,4 ton”, terang Chusaifi Ivan Kasi Jembatan Dinas PU Bina Marga Dan Tata Ruang Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :  Bakesbangpol Segera Cairkan Dana Banpol Partai Rp. 1,17 M

Dikatakan pula oleh Kasi Jembatan Dinas PU Bina Marga Dan Tata Ruang, dengan dilibatkannya 38 dumb truck pada hari kamis kemarin (14/12/2018) untuk mengecek tonase beban kekuatan jembatan Sosrodilogo.

“Di dalam loading test jembatan juga dipasang alat sensor, dumb truck yang dilibatkan berhenti berjejer di tengah jembatan Sosrodilogo yang menghubungkan dua Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro”, jelas Chusaifi Ivan.

Baca Juga :  Anggaran Belum Dicairkan, Bagaimana Nasib Bingkisan Lebaran Bupati ? (1)

Chusaifi Ivan mengungkapkan loading test ini guna mengukur tingkat keamanan dan struktur pembangunan jembatan, setelah ditest dengan beberapa alat, nantinya dapat diketahui analisis pemenuhan kontruksi jembatan sesuai dengan desain yang ada apa tidak.

“Pada loading test ini, guna mengetahui sejauh mana proses pembangunan jembatan sesuai dengan kreteria dan desain yang diharapkan oleh Pemkab Bojonegoro”, ucap Kasi Jembatan PU Bina Marga Dan Tata Ruang.

Baca Juga :  Turut Perangi Covid, DPD NasDem Bojonegoro Sumbangkan 200 APD Pada 3 Rumah Sakit

Chusaufi Ivan menambahkan, dalam loading test melibatkan dari Dinas Kementerian PU dan PR dari pusat yang ikut menguji ketahanan beban Jembatan Sosrodilogo. Uji beban ini di handle langsung oleh kementrian yang bersangkutan.

“Beban statis maksimal jembatan Sosrodilogo adalah 550 ton, nanti juga akan diuji 70% dari beban maksimal,” pungkas Chusaifi Ivan Kasi Jembatan Dinas PU Bina Marga Dan Tata Ruang Kabupaten Bojonegoro.(pur)