Inilah Tata Cara dan Syarat Bantuan Santuan Kematian

- Tim

Rabu, 16 Januari 2019 - 15:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasikan tata cara dan syarat santuan kematian bagi warga miskin di Bojonegoro. Rabu, (16/1/2019).

Sosialisasikan tata cara dan syarat santuan kematian bagi warga miskin di Bojonegoro. Rabu, (16/1/2019).

BOJONEGORO. Netpitu.com – Pj. Sekda Bojonegoro, Yayan Rahman, AP. MM, lakukan sosialisasi Santunan Kematian bagi Warga Miskin, di ruang Co Creating Lantai 2 Pemkab. Bojonegoro, Rabu, (16/1/2019).

Dikatakan Yayan Rohmann bahwa program santuanan kematian bagi masyarakat miskin ini baru pertama kali di Bojonegoro untuk itu perlu adanya pemahaman bersama bagi pelasana  baik ditingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

Sehingga nantinya dapat mengakomodir dan memecahkan masalah-masalah atau kendala-kendala dilapangan. 

Lebih lanjut dikatakan program ini ditujukan bagi masyarakat miskin, untuk itu agar tepat sasaran diperlukan adanya sosialisasi disemua stakeholder, ungkapnya.

Bagaimana tata cara warga bisa mebdapatkan santunan yang disediakan Pemkab tersebut, Kabag. Kesra Setda Bojonegoro Drs. Sahari, mengatakan program ini telah ditetapkan dengan peraturan bupati Bojonegoro Nomor 49 Tahun 2018 yang ditetapkan tanggal 21 Nopember 2018.

Baca Juga :  Belum Setahun Dibangun Lokal Kantor SDN Ngumpak Dalem 4 Roboh Total

Bagi masyarakat Bojonegoro jika ada keluarganya meninggal setelah ditetapkannya Perbup tersebut bisa mengajukannya ke Pemkab Bojonegoro.

Inilah tata cara dan persyaeatan yang harus dipenuhi, :
1. Surat Permohonan Kepada Bupati
2. Melampirkan Fotocopy KTP elektronik atau KK Warga yang meninggal dunia
3. Melampirkan Foto Copy KTP elektroik atau KK Ahli Waris
4. Surat Keterangan Kematian dari Kepala Desa/kelurahan
5. Surat Keterangan Miskin Ahli Waris
6. Surat Keterangan Kelahiran atau Akte Kelahiran Bagi Ahli Waris yang Belum
memiliki KTP elektronik
7. Masuk Dalam Basis Data Terpadu (BDT)
8. Foto Copy Rekening Bank Jatim (An. Ahli Waris)
9. Melampirkan Bukti laporan Kematian (Akte Kematian) dari Dinas Kependudukan
dan Catatan Sipil
10. Permohonan dimaksud selambat-lambatnya diajukan 30 (tiga puluh) hari kerja
sejak warga meninggal dunia.

Baca Juga :  Bupati Huda Cek Kesiapan Tempat Isolasi Desa

(dan)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?
Duh… Belum Terima Gaji Bulan Maret, ASN Dinas Sosial Bingung Cari Talangan