oleh

Pilkades Rabu Kliwon 19-02-2020 : Memilih Dengan Cinta

Demokrasi desa di sebagian besar wilayah pulau jawa khususnya Jawa Timur mempunyai warna warni serba serbi yg unik.

Nyatanya Demokrasi Desa itu adalah bertemunya peran serta masyarakat dengan kompetensi kapasitas pada setiap kandidat.

Tanpa ada kandidat demokrasi desa itu tdk akan ada dan jika peran serta masyarakat itu yang tidak ada dan hanya ada kandidat artinya demokrasi desa itu bisa dianggap rendah nilainya.

Mungkin karena hanya ada kandidat tunggal yang sangat berkompeten atau mungkin karena ada banyak kandidat yang tidak berkompeten. Hal ini sangat erat korelasinya dengan peran serta masyarakat yang mempunyai hak pilih.

Yang lebih seru dan menarik jika peran masyarakat itu kuat dan kompetensi para kandidat itu kuat maka bisa dipastikan memiliki kecenderungan untuk menaikkan tensi politik di sebuah desa.

Inilah yang bisa dimaknai dari sebuah hakekat Pilkades.

Tentunya hakekat Pilkades dengan kontek bertemunya peran serta masyarakat dengan para kandidat adalah perebutan kekuasaan eksekutif Pemerintahan Desa.

Jika kekuasaan eksekutif atau jabatan kepala desa itu termotivasi untuk dipersembahkan kepada Allah Swt dan rakyatnya maka sekeras apapun persaingan tidak akan mendekati anarkis.

Sebaliknya jika kekuasaan itu terbaca oleh karena didorong hawa nafsu maka inilah yang menyebabkan peran serta masyarakat akan berlebihan dan rawan untuk menyulut sebuah anarkis.

Memang Pilkades adalah sebuah demokrasi. Demokrasi yang telah dibangun bersama memberikan ruang terbuka untuk berbeda secara wajar. Untuk itu hendaklah jangan memobilisasi kebencian, janganlah menghabiskan energi untuk menyebar fitnah, ancaman, menebar benih ketakutan di tengah masyarakat.

Pilkades adalah jalan kerlibatan rakyat untuk ikut mencurahkan tenaga pikiran hanya untuk membahas masa depan desa bukan jalan keterlibatan rakyat untuk menciptakan masyarakat menjadi terkotak kotak.

Setiap masyarakat pasti mencintai desanya sendiri. Rasa cinta itulah yang semestinya untuk membimbingnya dalam hal menentukan pilihannya.

Selamat kepada seluruh masyarakat Kab. Bojonegoro di 233 desa yang sedang melaksanakan rapat umum menentukan masa depan untuk 6 tahun ke depan.

 

Salam Hormat Kang Joko.
Sumodikaran 16 Februari 2020