Diduga Lakukan Politik Uang Caleg Gerindra Ditangkap

- Team

Selasa, 16 April 2019 - 22:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto (kedua kiri) dan Ketua Bawaslu Pekanbaru Indra Khalid (kedua kanan). Photo Antara,

Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto (kedua kiri) dan Ketua Bawaslu Pekanbaru Indra Khalid (kedua kanan). Photo Antara,

PEKANBARU. Netpitu.com – Sehari jelang hari pemungutan suara Pemilu 2019
TIM Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Pekanbaru, Riau pada Selasa (16/4) menangkap tangan seorang calon legislator perempuan dari Partai Gerindra berinisial DAN, yang diduga berpolitik uang dengan barang bukti uang tunai Rp506.400.000.

Ketua Bawaslu Pekanbaru Indra Khalid saat jumpa pers di kantornya menyatakan, caleg perempuan itu ditangkap bersama tiga orang lainnya, yakni SA, FEI dan FA. Mereka ditangkap pada pukul 13.30 WIB di lobi Hotel Prime Park Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman.

Baca Juga :  Kesbang Terus Dorong Partisipasi Aktif Pemilih Pemula

Uang yang disita Rp506,4 juta itu, kuat dugaan untuk mempengaruhi pemilih atau ‘serangan fajar’. “Ini berdasarkan laporan warga, dari empat orang terduga pelaku, salah satunya Caleg DPR dari partai Gerindra daerah pemilihan Riau II,” kata Indra.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Indra, dalam penggerebekan tersebut, tim gabungan Sentra Gakkumdu menemukan uang tunai dengan total Rp506.400.000 yang dikemas dalam sejumlah amplop dan tas ransel.

Baca Juga :  Alumni IKJ Bergerak Maju Dukung Jokowi Maruf Amin

Ada 12 amplop berisi uang yang masing-masing dituliskan nama kabupaten dan kota di Provinsi Riau. “(Uang) terbagi dalam tas ransel Rp380.800.000, dan dalam 12 amplop putih senilai Rp115.100.000, serta di luar itu ada juga Rp10.500.000,” urainya.

Selain itu, tim gabungan Sentra Gakkumdu juga mengamankan enam buah telepon seluler.

“Mereka berempat, kita bawa ke Kantor Bawaslu untuk diproses di Sentra Gakumdu. Selanjutnya, petugas akan memdalami temuan itu, karena masih berdasarkan laporan warga,” ujarnya.

Baca Juga :  Lho, Ketua DPD Nasdem Bojonegoro Dimossi Tidak Percaya

Untuk proses selanjutnya, Sentra Gakkumdu diberi waktu 14 hari kerja sebelum status kasusnya dinaikkan menjadi penyidikan.

“Kini pelaku masih diamankan di Kantor Bawaslu, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Bisa jadi yang tiga orang itu penerima dan penyalur, nanti kita dalami lagi,” pungkasnya.

(*)

Berita Terkait

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )
408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun
Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun
Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera
Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru