2 Saksi Dari Pertamina Mangkir Lagi, Sidang Korupsi Sukisno Tetap Digelar

- Team

Selasa, 16 Juni 2020 - 00:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan sidang dugaan korupsi APBDes Rahayu, Kec. Soko, Tuban, di Pengadilan Tipikor, Surabaya. ( foto istimewa ).

Penampakan sidang dugaan korupsi APBDes Rahayu, Kec. Soko, Tuban, di Pengadilan Tipikor, Surabaya. ( foto istimewa ).

TUBAN. Netpitu.com – Dua orang saksi dari Pertamina kembali tidak hadir dalam sidang dugaan korupsi APBDes Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban, dengan terdakwa, mantan Kades Rahayu, Sukisno, di Pengadilan Tipikor, Surabaya, Kamis, ( 11/06/2020) pekan lalu.

Mantan Kades Rahayu, Sukisno, diduga telah melakukan korupsi dana APBDes tahun anggaran 2017 dan 2018, dengan nilai kerugian negara berkisar Rp 267.464.000,-.

Mangkirnya dua orang saksi dari Pertamina PHE dan Pertamina itu, menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Tuban, Palupi, tidak mengendorkan semangat JPU dalam sidang pembuktian kasus dugaan korupsi Dana Desa, Alokasi Dana Desa dan Pendapatan Asli Desa Rahayu yang terjadi pada masa Pemerintahan Desa Rahayu dipimpin oleh Sukisno, yang menjabat sebagai Kepala desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua saksi dari Pertamina yang telah dua kali mangkir dari persidangan tersebut, adalah Abful Jabbar, dari Pertamina PHE dan Andreas Andika P. dari Pertamina EP Asset IV Jatim. Sebelumnya pada Kamis, 04/06/2020, lalu keduanya juga telah mangkir dari panggilan sebagai saksi di Pengadilan Tipikor, Surabaya.

Baca Juga :  Sat Narkoba Ungkap Kasus Sabu 73,94 gram, Pemakai, Pengedar Dan Bandar Diringkus

Alasan mangkir pada persidangan Kamis, 11/06/2020, itupun masih sama dengan alasan mangkir sebelumnya. Yakni, lantaran karantina dalam protokol pandemi Covid19.

“Benar, saksi yang dari Pertamina tidak bisa hadir, karena mereka masih dalam kondisi protokol covid19, hal itu sesuai dengan surat dari pihak Pertamina pusat,” tutur JPU Kejari Tuban, Palupi SH, kepada netpitu.com, Senin, (15/06/2020).

Dikatakan Palupi SH, selain megirim surat pemberitahuan kepada JPU Kejari Tuban, surat tersebut juga ditembuskan ke Pengadilan Tipikor, Surabaya.

“Karena surat dari Pertamina juga ditembuskan ke Pengadilan Tipikor dan telah diketahui majelis hakim. Maka majelis hakim dalam persidangan, atas dasar surat tersebut dan dengan pertimbangan agar proses sidang agar tidak berlarut-larut maka keterangan dari pihak Pertamina dibacakan dalam persidangan tersebut,” papar Jaksa Palupi.

“Sebelumnya telah ada berita acara penyumpahan pada saat penyidikan. Penasehat hukum dari terdakwa maupun terdakwa juga tidak berkeberatan jika keterangan dari pihak Pertamina ( dalam Berita Acara Penyidikan/BAP, red ) dibacakan dalam persidangan,” terang Palupi lebih lanjut.

Dengan demikian persidangan dapat berjalan lancar meski tanpa kehadiran 2 orang saksi dari pihak Pertamina.

Baca Juga :  Bongkar Meterai Palsu PTSL, Kapolres Minta Warga Perbarui Berkas PTSL

Dikatakan Palupi, sidang akan dilanjutkan pada Kamis, (18/06/2020), dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan yang diajukan oleh penasehat hukum terdakwa. Selain itu juga akan dilakukan sidang pemeriksaan terdakwa, Sukisno.

Diberitakan sebelumnya, dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan negeri Tuban, setidaknya terdapat 5 bidang Tanah Kas Desa yang dipertanyakan dalam persidangan.

Kelima bidang TKD tersebut disewa oleh Pertamina dan dipergunakan Pertamina untuk jalur lintas pipa Migas. Namun hasil dari sewa tanah tersebut diduga tidak disetorkan ke kas desa dan menjadi pendapatan asli desa. Melainkan dikantongi sendiri oleh mantan Kades Rahayu, Sukisno.

Diduga Sukusno telah menerima pembayaran uang sewa TKD Rahayu dari Pertamina melalui transfer ke rekening milik Sukisno, di BRI dengan nomor rekening 6573-01-000-581-50-2, yang dibayarkan oleh Abd. Jabbar dan Andreas Andika P.

Sesuai ketentuan, seharusnya uang hasil sewa TKD tersebut dibayarkan Pertamina ke Pemerintah Desa Rahayu melalui rekening Desa. Bukannya ke rekening pribadi Sukisno.

Memang Ironis, meski sejak 2019 terdakwa Sukisno, tidak lagi menjabat sebagai Kades Rahayu namun masih bisa menikmati hasil sewa tanah kas desa Rahayu selama satu tahun. Hal tersebut terjadi, lantaran pembayaran uang sewa TKD Rahayu dibayar lunas untuk masa sewa 2 tahun oleh Pertamina pada 2018 lalu.

Baca Juga :  DPRD Kota Malang Pecahkan Rekor Tersangka Korupsi Terbanyak

Inilah 5 Tanah Kas Desa yang disewakan kepada pihak Pertamina untuk keperluan jalur pipa Migas yang berada di Desa Rahayu.

1, TKD luas 724,50 m2 X 10.712/m2, untuk masa sewa 2 tahun. Uang sewa dibayarkan melalui transfer bank ke rekening atas nama Sukisno.

2. TKD luas 677,60 m2×10.712/m2, untuk masa sewa 2 tahun. Uang sewa dibayarkan melalui transfer bank ke rekening atas nama Sukisno.

3. TKD luas 467,61 m2×10.712/m2, untuk masa sewa 2 tahun. Uang sewa dibayarkan melalui transfer bank ke rekening atas nama Sukisno.

4. TKD luas 384,81m2×10.712/m2, untuk masa sewa 2 tahun. Uang sewa dibayarkan melakui transfer bank ke rekening atas nama Sukisno.

5, TKD luas 67.03m2×10.712/m2, untuk masa sewa 2 tahun. Uang sewa dibayarkan melakui transfer ke rekening atas nama Sukisno.

(ro)

Berita Terkait

Kejaksaan Bojonegoro Tahan 4 Kades Tersangka Korupsi BKKD Nek Kecamatan Padangan
Dugaan Korupsi Praoto Siaga, Kejaksaan Bojonegoro Ijek Mumet Goleki Tersangka Utama
Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Mantan Camat Padangan Kembali Dihadirkan di Persidangan Dugaan Korupsi BKKD
Putusan Banding PT Tipikor Surabaya Bebaskan Shodikin Dari Dakwaan Primair JPU
Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi
Anwar Sholeh Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Pemalsuan Data Otentik

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:57

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:53

Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32