Putus Mata Rantai Covid19 Bupati Huda Minta Bantuan Ulama dan Tokoh Masyarakat

- Team

Selasa, 16 Juni 2020 - 17:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Bupati Tuban H Fathul Huda resmikan Kampung Tangguh Semeru (Sehat, Aman, Tertip, dan Rukun) sebagai bagian dari upaya percepatan penangganan COVID-19 di Kabupaten Tuban pada Selasa, (16/06/2020) di Desa Laju Kidul, Kecamatan. Singgahan.

Dalam peresmian tersebut, Bupati Tuban didampingi oleh Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., SH.,M.H, Ketua DPRD Tuban H. M. Miyadi S.Ag, MM dan perwakilan dandim 0811/Tuban oleh Komandan Koramil Singgahan serta jajaran gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Tuban.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala Desa Laju Kidul, Nur Amin yang menyampaikan terima kasih atas penunjukan desanya sebagai desa tangguh COVID-19 di kecamatan Singgahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sangat berterimakasih atas penunjukan desa Laju Kidul sebagai Kampung Tangguh COVID-19 di kecamatan Singgahan,” kata Kades Nur Amin.

Baca Juga :  Mutasi Massal Pemkab Bojonegoro Di Awal 2021

Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., SH.,MH dalam sambutannya menyampaikan kewajiban bagi semua masyarakat untuk mematuhi aturan kesehatan COVID-19, jangan sampai di Tuban ada penjemputan paksa jenazah positif COVID-19.

“Ada kejadian dimana pasien COVID-19 baik itu PDP dan Positif COVID-19 dijemput paksa, keluarganya ditengah jalan menghadang ambulance dan membawa jenazah tersebut untuk dikebumikan dengan cara mereka sendiri, setelah kita pantau banyak yang positif COVID-19 akibat kejadian itu, maka saya harap peran dari terbentuknya kampung tangguh semeru ini bisa mensosialisasi kepada masyarakat supaya di Tuban tidak ada kejadian seperti itu,” kata Kapolres Tuban.

Pada kesempatan itu, Kapolres Tuban juga menyampaikan laporan kepada Bupati Tuban perihal bantuan Kapolda Jatim yang disalurkan untuk terbentuknya kampung tangguh.

Baca Juga :  Mutasi 84 Jabatan Di Tengah Pandemi Corona

“Bapak Bupati saya disini juga ingin menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan Kapolda untuk Kampung tangguh Semeru perdesa kita salurkan sebesar Rp.17.500.000 per desa dan juga 20 ton beras,” imbuhnya.

Sedangkan dalam sambutan Bupati Tuban, H Fathul Huda mengungkapkan untuk menindak lanjuti apa yang disampaikan Kapolres, adalah tugas tokoh ulama atau kyai untuk memberikan pemahaman pada masyarakat, jika ada jenazah COVID-19 yang dijemput paksa.

“Tugas tokoh masyarakat dan Kyai, bagaimana mensosialisasikan pada jamaahnya, jangan mudah terprovokasi oleh berita HOAX dimedsos, di rumah sakit sudah sesuai protokol kesehatan COVID-19 sudah dimandikan, disholati sesuai ajaran Islam, kemudian ketika kita mendoakan dirumah sudah cukup karena doa itu lintas alam tidak harus ramai-ramai ke kuburan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ada "Super Blue Blood Moon", Jangan Lupa Shalat Gerhana Ya...

Sebagai penutup acara tersebut Bupati Tuban juga menyampaikan tugas kepada para tokoh Ulama atau Kyai perihal kenapa Masjid, Musholla ditutup sedangkan pasar tetap dibuka.

“Jangan sampai Masjid dan Musholla terbentuk cluster baru, sedangkan pasar adalah tempat kita untuk bekerja, bekerja itu hukumnya wajib untuk menyambung hidup dan pertumbuhan ekonomi,” tuturnya saat ditemui media ini.

Pada kesempatan ini, di tengah perjalanan, Bupati Tuban bersama Forkopimda Tuban didampingi Camat, Forkopimka, dan Kepala Desa juga meninjau sejumlah fasilitas pendukung Kampung Tangguh Semeru Desa Laju Kidul juga dilakukan simulasi sosialisasi COVID-19 dan penjemputan warga yang diduga terjangkit COVID-19,

(met)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?
Duh… Belum Terima Gaji Bulan Maret, ASN Dinas Sosial Bingung Cari Talangan

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 21:37

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Minggu, 12 November 2023 - 16:16

Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro

Rabu, 6 Juli 2022 - 23:21

PPDB SMKN Tuban – Bojonegoro Resmi Ditutup, 1109 Bangku Tak Terisi

Jumat, 27 Mei 2022 - 13:05

Orang Tua Wali Murid Pertanyakan Uang Tabungan dan Uang Kunjungan Industri Yang Belum Dikembalikan

Rabu, 25 Mei 2022 - 12:02

IKA SMP Negeri 2 Bojonegoro Mulai Bangun Mushola di SMPN 2

Selasa, 24 Mei 2022 - 18:00

Pungutan Kepada Siswa Melalui Komite Itu Tidak Dibenarkan

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32