Berusia 200 Tahun, Masjid Raden Rajidin Direnovasi Pemkab Tuban

- Team

Selasa, 16 Juli 2019 - 22:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Raden Rajidin merupakan salah sayu madjid tertua di Tuban yang usia bangunannya mencapai 200 tahun.

Masjid Raden Rajidin merupakan salah sayu madjid tertua di Tuban yang usia bangunannya mencapai 200 tahun.

TUBAN. Netpitu.com – Masjid Raden Rajidin merupakan salah sayu madjid tertua di Tuban yang usia bangunannya mencapai 200 tahun.

Masjid yang berada di Dusun Kauman, Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan tersebut, Selasa (16/7/2019) itu kini telah direnovasi oleh Pemkab Tuban dan peresmiannya dilakukan oleh Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si., didampingi Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, S.H., S.I.K., M.Si bersama Rais Syuriyah PCNU Tuban.

Baca Juga :  Perhutani Padangan Siap Hadapi Kehidupan Baru New Normal

Wabup Noor Nagar Husein menerangkan Masjid Raden Rajidin menjadi titik awal penyebaran Agama Islam sekitar 200 tahun lalu. Pada awalnya, status tanah masih belum jelas. Berkat kerja sama antara aparatur dan ulama, proses pembangunan masjid dapat terus dilaksanakan.

Lebih lanjut, Wabup menekankan bahwa kepentingan umat lebih utama dibandingkan kepentingan pribadi maupun golongan tertentu. “Masjid menjadi pemersatu umat,” ungkapnya.

Pembangunan masjid selaras dan harmoni dengan visi Kabupaten Tuban, yaitu mewujudkan masyarakat yang lebih religius. Penguatan aspek religius menjadi pondasi pembangunan karakter dan akhlak masyarakat, utamanya bagi generasi muda.

Untuk mewujudkan visi tersebut Pemkab Tuban juga menargetkan pembangunan 1000 TPQ di Tuban.

Baca Juga :  Kapolres Akan Berantas Peredaran Miras di Bojonegoro dan Tindak Tegas Pelakunya

Sementara itu, Rais Syuriah PCNU sekaligus Pengasuh masjid Raden Rajidin, KH. Kholilurrahman menuturkan bahwa masjid Raden Rajidin telah berusia lebih dari 200 tahun.

Mbah Kholil juga berharap agar ulama dan aparatur pemerintah menjadi saudara kembar. Artinya, aparatur pemerintah dan ulama dapat saling mendukung dan bersinergi kaitannya dengan kemaslahatan umat.

(met)

Berita Terkait

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro
Ribuan Warga Karangpacar Ikuti Giat Jalan Santai Kampung Moderasi Beragama
Kadal Ireng Tour Healing Of Java
Peringati HJD ke 117 Tahun Desa Pacing Gelar Seni Tayub
Coldova Rock Band Goncang Lapangan Meliwis Putih
Kemeriahan Pesta Rakyat di RW 01 Kel. Ngrowo
Menjaga Kekompakan Brimob Olah Raga Bareng Kodim
Polres Bojonegoro Gelar Ngopi Bareng Dengan Media

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 21:37

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Minggu, 12 November 2023 - 16:16

Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro

Rabu, 6 Juli 2022 - 23:21

PPDB SMKN Tuban – Bojonegoro Resmi Ditutup, 1109 Bangku Tak Terisi

Jumat, 27 Mei 2022 - 13:05

Orang Tua Wali Murid Pertanyakan Uang Tabungan dan Uang Kunjungan Industri Yang Belum Dikembalikan

Rabu, 25 Mei 2022 - 12:02

IKA SMP Negeri 2 Bojonegoro Mulai Bangun Mushola di SMPN 2

Selasa, 24 Mei 2022 - 18:00

Pungutan Kepada Siswa Melalui Komite Itu Tidak Dibenarkan

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32