oleh

DPD LPM Kab. Bojonegoro Berikan Pelatihan dan Praktik Budidaya “Jamur Janggel”

BOJONEGORO. Netpitu.com – Janggel yang selama ini dianggap sebagai limbah jagung ternyata mempunyai kandungan nutrisi yang cukup tinggi bagi tubuh manusia.

Limbah Janggel, biasanya dimanfaatkan untuk campuran pakan ternak. Bahkan di kalangan warga pelosok desa, janggel biasa digunakan sebagai bahan bakar untuk memasak.

Mengingat potensi Janggel cukup besar manfaatnya, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Bojonegoro, memberikan pelatihan sekaligus praktik langsung pembuatan ” Jamur Janggel ” pada petani di Desa Kasiman, Kecamaran Kasiman, Bojonegoro.

Pelatihan bertempat di Sriyono, warga Desa Kasiman ini diikuti oleh warga desa lainnya yang ingin memiliki ketrampilan bagaimana caramembuat budidaya “Jamur Janggel”.

Menurut Sekretaris DPD LPM Kab. Bojonegoro, Dwi Sutrisno, kegiatan pemberdayaan masyarakat petani ini penting digalakan untuk meningkatkan kapasitas kemampuan petani dalam mengolah hasil pertanian secara maksimal.

Selain itu, dengan pemberdayaan ini, diharapkan pendapatan petani semakin meningkat sehingga kesejahteraan hidup petani juga meningkat.

“Budidaya “Jamur Janggel ” bisa dikerjakan petani berserta anggouta keluarga. Bisa dikatakan ini industri rumahan yang mudah dilakukan oleh keluarga petani. Karena mereka memiliki bahan baku yang bisa didapat dari limbah biji jagung yang telah dipanen,” papar Dwi Sutrisno, kepada netpitu.com, Rabu, (14/07/2020), di lokasi pelatihan.

Menurut Dwi, Janggel adalah limbah pertanian yang selama ini hanya untuk bahan bakar masak. Selain itu Janggel bisa diubah menjadi media pertumbuhan jamur yang dapat dikonsumsi manusia yang mengandung nutrisi yang tinggi dan higienis.

Harapannya kedepan agar para petani mempunyai ketrampilan dan nilai tambah pemasukan keluarga, sehingga bisa memanfaatkan limbah tersebut menjadi sebuah penghasilan.

Praktek pembuatan jamur ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi petani yang lain dimanapun berada dalam pemanfaatan limbah pertanian.

Pelatihan dan praktik budidata jamur janggel ini murni swadaya petani yang didampingi oleh DPD LPM Kab. Bojonegoro.

(syd)