Pendopo Kecamatan Tambakrejo Rusak Parah, Kayu Atap Habis Dimakan Rayap

- Tim

Jumat, 16 November 2018 - 09:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Kondisi bangunan Kantor Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, memperihatinkan dan membahayakan masyarakat pengguna yang tengah melakujan kegiatan di pendopo.

Selain luasnya yang sempit, kondisi kayu kerangka atap bangunan sudah terlihat mulai keropos, habis dimakan rayap. Atap plafon pun banyak yang jebol dan menggantung menunggu jatuh.

Sejak dibangun pada 1993, Pendopo kecamatan itu, menurut staf Kecamatan Tambakrejo, tidak pernah ada perbaikan atau renovasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi pendopo yang tak laysk pakai tersebut seting dikeluhkan masyarakat araupun peserta rapat yang memanfaat gedung pendopo. Mereka kawatir jika tiba-tiba atap jatuh roboh menimpa peserta rapat.

Habib, salah seirang warga yang mengikuti rapat koordinasi FOrum Kewaspadaan Dini Masyarakat di pendopo Kecamaran Tambakrejo, mengaku kawatir. Takut kalau-kalu tiang konsol yang sudah lapuk dan tinggal 25 persen dari fisik aslinya itu patah sehingga mengakibatkan peserta rapat tertimpa bangunan atap.

Sementara itu, Kasi Kesra, Kecamatan Tambakrejo, Sukandar, mengaku prihatin dengan kondisi pendopo kecamatan yang meprihatinkan tersebut.

Dikonfirmasi, Camat Tambajrejo, Sukemi, mengatakan bahwa bangunan pendopo kecamatan yang rusak tersebut sudah pernah diajukan petbaikannya ke Pemkab Bojonegoro. Namun belum ada respon dari bupati Suyoto, waktu itu.

Kepala Bakesbangpol Bojonegoro, Drs. Kusbiyanto, saat mewakili sambutan Bupati Bojonegoro, di Kecamaran Tambakrejo, mengatakan mudah-mudahan tahun depan ( 2019 ), pendopo tang sudah rusak dan bisa mencancam keselamatan ini segera dibangun dengan pendopo yang baru.

“Karena Ibu Bupati ( Anna Muawanah ) sendiri juga menginginkan pendopo Kecamatan setidaknya bisa menampung 200 orang. Sehingga tudak harus menyewa terop jika ada pertemuan di Kecamatan yang melibatkan banyak peserta,” ujar Kusbiyanto.

(dan)

Berita Terkait

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa
Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh
Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Ribuan Warga Karangpacar Ikuti Giat Jalan Santai Kampung Moderasi Beragama
Apindo Bojonegoro Usulkan Kenaikan Upah Sebesar 4,82 Persen