oleh

Pemdes Kapas Isolasi Warga Yang Pulang Dari Jepang

BOJONEGOIRO. Netpitu.com – Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Desa Kapas, Kamis, (16/04/2020), melakukan karantina mandiri warganya di rumah.

Keluarga tersebut dilaporkan telah menjemput kepulangan anaknya dari Jepang, di bandara Juanda, Sidoarjo, Kamis, (16/05/2020).

Sesampai di Desa Kapas Tim gugus tugas langsung.langsung menjemput dan mengarahkan keluarga tersebut ke balai desa untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap keluarga tersebut.

Saat diperiksa temperatur badan normal 36 derajat Celsius, dan tidak ada gejala sakit batuk atau sesak nafas. Selanjutnya sesuai prosedur penanganan Covid-19 mereka diwajibkan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah mereka sendiri.

Baca Juga :  8 DPC PDIP di Jatim Gelar Rakercab

“Setiap pagi Tim gugus tugas bersama petugas kesehatan dari Puskesmas melakukan pemeriksaan kesehatan keluarga tersebut,” terang Kepala Desa Kapas, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, Adi Saeful Alim.

Menurut, Kades Kapas, warga yang dikarantina tersebut putranya merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi dan tengah menjalani masa magang di Jepang selama satu tahun. Karena masa magang satu tahun yang dijalaninya telah berakhir maka kembali pulang ke Indonesia.

Baca Juga :  Suporter Persibo Unjuk Rasa Tolak Intervensi Bupati Dalam Pemilihan Management Baru Persibo

“Warga yang magang di Jepang kuliah di Unesa jurusan bahasa Jepang, dan pihak kampus memberi tugas magang ke Jepang,” ujar Kades Kapas, Adi Saeful Alim, kepada netpitu.com, Jumat, (17/04/2020).

Dalam satu keluarga, warga yang menjalani masa isolasi ini terdapat 4 (empat) orang, bapak, ibu, dan 2 anak. Diantaranya yang baru pulang dari Jepang.

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan Kanor -Rengel, Baru Tahap Pemancangan

Selama masa isolasi 14 hari mereka tidak diperkenankan keluar rumah dan dilarang menerima kunjungan tamu dari luar rumah, kecuali petugas kesehatan tim gugus tugas Desa Kapas, terang Kades Kapas, Adi Saeful Alim.

(yon)