Gerak Cepat Gugus Tugas Plumpang Atasi Penyebaran Corona

- Team

Jumat, 17 Juli 2020 - 11:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Setelah diumumkan bertambahnya kasus positif Covid-19 di Kecamatan Plumpang sebanyak 7 orang, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Plumpang bertindak cepat.

Tercatat hingga 15 Juli 2020 di kecamatan Plumpang terdapat 16 kasus positif Covid-19 dan dua diantaranya dinyatakan sembuh.

Kepada reporter MCT Tuban dan netpitu.com, Camat Plumpang, Saefiyudin, S.STP., M.A.P., mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Gugus Tugas tingkat desa, utamanya di desa yang terdapat warga terkonfirmasi positif, sebelumnya juga telah dilakukan pembinaan oleh Kabag Ops Polres Tuban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sebagai gerak cepat dan koordinasi antar sektor,” ungkapnya saat ditemui di kantor Kecamatan Plumpang, Kamis (16/07/2020).

Baca Juga :  Tim Pengawasan Orang Asing di Bojonegoro Dikukuhkan

Camat juga meminta Warga di desa yang terdapat kasus positif Covid untuk lebih waspada.

Diantaranya Desa Ngrayung, Sumurjalak, Bandungrejo, Penidon, Klotok, dan Kebomlati.

Terutama di desa Kebomlati yang terdapat 1 keluarga orang terkonfirmasi positif Covid-19, koordinasi dan pengawasan lebih ditingkatkan.

Lebih lanjut, Gugus Tugas kecamatan dan desa akan memberikan edukasi kepada keluarga tersebut dan warga desa.

Keluarga yang terpapar Covid-19 telah melakukan isolasi mandiri dengan menerapkan protokol kesehatan dan pengawasan ketat dari Gugus Tugas Desa dan perangkat Desa, RT/RW, serta diminta mematuhi anjuran dari Gugus Tugas.

Guna meminimalisiir terjadinya gesekan warga, Gugus Tugas intens memberikan pemahaman kepada warga terkait pelaksanaan protokol kesehatan dan langkah yang diperlukan bilamana ada kasus Covid-19 di desanya.

Baca Juga :  Peringati Hari Agraria ke 57 Tahun BPN Bojonegoro Gelar Jalan Sehat dan Donor Darah

Pemenuhan kebutuhan bagi keluarga yang terkonfirmasi Covid-19 ditanggung pemerintah desa.

“Seluruh desa di Kecamatan Plumpang telah diinstruksikan untuk mengalokasikan anggaran di APBDes untuk pemenuhan kebutuhan warga terkonfirmasi positif Covid-19,” tuturnya.

Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, lanjut Camat, pihaknya bersama stakeholder giat melakukan siaran keliling mengenai penerapan protokol kesehatan. Juga dilakukan penertiban kerumuman warga.

“Juga dilakukan razia bagi warga yang tidak patuh menggunakan masker maupun melanggar protokol kesehatan lainnya,” sambungnya.

Gugus Tugas Kecamatan dan desa – desa di Kecamatan Plumpang secara berkala juga melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Plumpang ketika tutup.

Baca Juga :  Orang Tua Murid Kecewakan Penerapan Sistem Zona PPDB

Hal senada disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati, ST. M.Kes., ketika ditemui netpitu.com mengatakan penerapan protokol kesehatan harus dijalankan dengan disiplin terutama saat beraktivitas di luar rumah atau di keramaian.

Ketika tiba di rumah harus terlebih dahulu membersihkan diri, berganti pakaian dan memastikan sudah benar-benar bersih sebelum berinteraksi.

Pemakaian masker harus dilakukan secara benar, yaitu tetap disiplin tanpa membuka atau menurunkan ke dagu terutama bila berhadapan dengan orang lain.

(met)

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru