oleh

Dapat Remisi 2 Napi Lapas Tuban Bebas, 205 Napi Dikurangi Hukuman

TUBAN. Netpitu.com – Lapas II B Tuban merilis dua orang dari total 208 penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tuban, Jawa Timur, yang diusulkan menerima remisi atau pengurangan masa tahanan. Keduanya benar-benar dinyatakan bebas alias menghirup udara setelah mendapat Remisi dari Presiden RI pada peringatan puncak hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-73.

Dua Napi tersebut bernama Ahmad Yani, dan Rahadi Prasetyo hari ini betul-betul bebas setelah suratnya ditandatangani langsung oleh atas nama Menteri Hukum dan HAM RI Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Dra Sri Puguh Dwi Utama

“Mereka berdua bebas,” ujar Kalapas Kelas II B Tuban, Sugeng Indrawan, kepada, Jumat (17/8/2018).

Pria yang berasal dari Jawa Tengah ini menjelaskan, Ahmad Yani mendapat keringanan tiga bulan dengan kasus penipuan. Sedangkan Rahadi Prasetyo, mendapat remisi satu bulan dengan kasus penggelapan. Keduanya mendapat remisi karena berkelakukan baik, dan tidak melakukan pelanggaran selama di tahanan. 

Tepat dimomen HUT Kemerdekaan Indonesia ini, keduanya diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Dengan bekal yang diberikan selama di Lapas, keduanya dipastikan bisa mandiri dan tidak melakukan kejahatan lagi. 

“Remisi ini ditandatangani langsung oleh atas nama Menteri Hukum dan HAM RI Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Dra Sri Puguh Dwi Utama,” jelasnya. 

Sementara, Ahmad Yani mengaku selama menjalani hukuman di dalam Lapas dua tahun terasa sangat berat dan . Dia bersyukur di Hari Kemerdekaan ini, dirinya bebas dan bisa kembali berkumpul dengan keluarganya lagi. 

“Saya ingin hidup baik lagi setelah kembali lagi di masyarakat. Dan ini moment terindah saya,” sembari tatapannya berkaca-kaca. 

Cukup untuk sekedar diketahui bahwa sampai hari ini jumlah penghuni lapas di Jalan Veteran Tuban total 450 orang. Untuk tahanan sebanyak 148, dan narapidana 302 orang.

“Sedangkan yang kita usulkan pada tanggal 15 Agustus 2018 mendapatkan remisi total 208 orang dan disetujui 207 orang,” ungkap Sugeng.  

Untuk remisi yang tidak terkait PP. 99/2012 terkait pidana umum Remisi Umum (RU) I 2018 sebanyak 199 orang. Rinciannya satu bulan 76 orang, dua bulan 48 orang, tiga bulan 49 orang, empat bulan 21 orang, dan lima bulan diperoleh lima tahanan. Untuk yang dapat RU-II 2018 sebanyak dua orang, rinciannya satu bulan satu orang dan tiga bulan satu orang. 

Sedangkan pengurangan masa tahanan yang terkait PP.99/2012, RU-I 2018  sebanyak tujuh orang. Rinciannya satu bulan satu orang, dua bulan tiga orang, tiga bulan satu orang, empat bulan satu orang, dan lima bulan satu orang. 

Di tahun 2017 lalu ada 150 orang yang menerima remisi atau keringanan masa tahanan. Sedangkan di tahun 2016, ada 162 tahanan menerima remisi. Remisi ini diberikan tiap tahun, bertepatan hari besar keagamaan, dan nasional.

(gio)