Kanwil BPN Jatim Targetkan 80 Ribu PTSL di Bojonegoro Pada 2019

- Team

Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional, Provinsi Jawa timur, Hery Santoso, melouncing Gemara Sang Tatas Puldatis, atau Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas dan Pengumpulan Data Yuridis, di Kabupaten Bojonegoro, Rabu, (17/10).

Menurut Kakanwil BPN Jatim, Gerakan pendataan tanah dalam rangja persiapan PTSL ( Pendaftran Tanah Sistematis Lengkap ) tahun 2019.

Lebih lanjut dikatakan Hery Santosa, gerakan ini sangat luar biasa, karena di Jawa timur, baru ada di Kabupaten Bojonegoro. Yang melakukan Gerakan masyarakat pemasangan tanda batas dan pengumpulan data yuridis yang didukung oleh kepala Desa dan masyarakat dengan kompak.

“Kedepan, Insya Allah program PTSL 2019, rencana kita akan menambah 80.000 bidang tanah bisa tercapai,” kata Hery Santoso, kepala BPN Jatim.

Kabupaten Bojonegoro, untuk tahun ini (2018) mendapat alokasi PTSL 65.000 bidang tanah dan di tahun 2017 sebelumnya ada 27.000 bidang tanah yang disertifikatkan melalui PTSL. Sedangkan sasaran penerima program PTSL adalah warga yang kurang mampu.

Baca Juga :  18 Bacaleg DPRD Bojonegoro Dinyatakan Tidak Menenuhi Syarat

Menurut Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Bojonegoro Lampri, SH, MH, kegiatan pendataan ini dipersiapkan untuk SL tahun 2019.

“Karenanya yang diundang Kepala Desa yang  Desanya  yang ditunjuk sebagai penerima program  PTSL. Agar nantinya Perangkat Desanya jauh lebih siap,” ujar Lamri, SH, MH.

Selain bertujuan meningkatkan ekonomi masyarakat (Bojonegoro,red), karena tanah warga yang sudah bersertifikat tentu akan menaikkan nilai harga tanah tersebut. Juga bisa menjamin keamanan aset-aset tanah Pemkab Bojonegoro, yang selama ini belum terurus setifikatnya.

Baca Juga :  Yayasan Pesat Sosialisasikan Program Akses Ekonomi, Kesehatan Dan Pendidikan Masyarakat

“Agar aset-aset milik Pemkab Bojonegoro tidak timbul masalah di kemudian hari, karena Status tanahnya yang jelas,” ujar Lamri lebih lanjut.

Hadir dalam louncing Gemara Sang Tatas tersebut Bupati Bojonegoro, DR. Hj. Anna Muawanah, Kanwil BPN Jatim, Hery Santosa, Kepala BPN Bojonegoro, Lampri dan Forpimda Bojonegoro.

(dan)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47