Petani Cabe Keluhkan Kurangnya Petugas Penyuluh Pertanian di Lapangan

- Tim

Rabu, 17 Oktober 2018 - 21:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Menjelang berakhirnya musim kemarau tahun ini, warga Dukuh Kalipang, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, memilih tanam cabe dari pada tanam palawija, semisal jagung atau kedelai.

Sebab tanam Cabe dianggap lebih menjanjikan dengan harga jual yang mahal. Meski diakui, peraeatannya cukup rumit dan butuh kesabaran san ketelatenan dibanding tanaman lain.

Baca Juga :  Kadis PU BM Bojonegoro : Jika Terjadi Kerugian Keuangan BKKD Itu Tanggung Jawab Kepala Desa

Jauriyah (54), petani cabe Desa Leran, saat ditemui media ini di pematang sawahnya mengatakan tidak adanya tenaga penyuluh pertanian yang membimbing atau mendampinginya saat dirinya menanam cabe.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal peran tenafa penyukuh pertanian sangat dibutuhkan agar petani bisa terhindar dari kerugian yang besar karena gagal panen.

Baca Juga :  Hari Ini dan Besuk Puti Guntur Soekarno Blusukkan ke Tuban dan Bojonegoro

Apalagi modal tanam Cabe relatif besar dan biaya obat-obat tanamannyapu cukup mahal.

“Belum lagi kalau tanaman Cabe diserang hama ulatk, kami harus mencari obat dengan formula yang pas untuk mengatasi hama tersebut,” tutur Jauriyah, Rabu (17/10).

Baca Juga :  Warga Mulai Terima Sertifikat PTSL Program Jokowi

Karenanya ia berharap adanya peran serta aktif dari Dinas Pertanian agar menurunkan petugas penyuluhnya untuk membantu mengatasi pembasmian hama tersebut.

Ia pun berharap dengan program pertaniannya Bupati Bojonegoro yang baru dapat menyediakan petugas penyuluh yang dibutuhkan petani.

(dan)

Berita Terkait

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa
Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh