oleh

Perhutani KPH Tuban Serahkan Hasil Sharring Ke LMDH

TUBAN. Netpitu.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Tuban menyerahkan dana sharring hasil kemitraan kepada LMDH ( Lembaga Masyarakat Desa Hutan ) atas produksi kayu dan kayu putih, sekitar Rp. 91 juta.

Uang sebesar itu merupakan bagi hasil keuntungan penjualan produksi tebangan kayu jati, sebesar Rp. 82.747.163.00 dan penjualan produksi daun kayu putih Rp. 8.809.197.00 pada tahun produksi 2016, yang telah dilakukan Perhutani KPH Tuban dengan LMDH.

Menurut, Administratur/KKPH Tuban, Ir. Tulus Budyadi, MM, ini sebagai bukti sinergitas Perhutani dengan masyarakat petani hutan yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Sinergitas kerja sama kemitraan Perhutani – LMDH ini untuk kegiatan pengamanan hutan, sosial dan perekonomian pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

Kerja sama dengan masyarakat ini bertujuan untuk menjaga keberlangsungan kelestarian hutan yang bermanfaat bagi masyarakat dalam pengelolaan hutan yang berkesinambungan.

Seperti diketahui Perum Perhutani dalam menjalankan manajemen pengelolaan hutan di pulau Jawa, melalui visinya menjadikan perusahaan pengelola hutan terkemuka di dunia dan bermanfaat bagi masyarakat.

Sedangkan untuk menjalankan misinya selain mengelola sumber daya hutan secara lestari, kepedulian kepada kepentingan masyarakat dan lingkungan tetap dijalankan secara maksimal.

Kendati demikian, mengoptimalkan bisnis kehutanan dengan prisip good corporate Govermance (GCG) juga harus tetap dijalankan.

Lebih lanjut, Tulus Budyadi, Adm Perhutani KPH Tuban kepada netpitu.com mengatakam bahwa untuk tahun depan Perhutani akan menyerahkan dana sharing produksi hasil hutan kepada LMDH dengan jumlah hasil sharring yang jauh lebih besar dari yang diberikan tahun ini.

“Dari sharing produksi kayu nanti mencapai Rp 237.457.656,-. Sedangkan dari sharing daun kayu putih mereka mnerima Rp 5.064.095,-, katanya.

Penerima dana sharring ini, jumlah total LMDH di wilayah Perhutani KPH Tuban sebanyak 72 LMDH.

“Dari total jumlah tersebut, hanya 42 LMDH yang tahun ini menerima dana bagi hasil produksi kayu dan daun kayu putih dan langsung diberikan ke masing-masing penerima,” ungkap Sri Yuliati, KSS Kompers Kelsos KPH Tuban.

Bakir, (57), Ketua LMDH Bongok Permai, asal Desa Jetak, Kecamatan Merakurak begitu menerima dana sharing sebesar Rp 17.298.876,- merasa gembira dan menurut rencannya akan digunakan untuk mengembangkan berbagai usaha produktif LMDH-nya.

“Selain untuk menambah usaha produktif di organisasi petani kami, sisanya akan digunakan sebagai uabg Kas dan permodalan,” cetusnya usai acara penyerahan dana sharring.

Penyerahan dana sharring ini diselenggarakan di aula gedung kantor Perum Perhutani KPH Tuban, jalan Gajah Mada nomer 12A, Desa Kebonsari Kecamatan Tuban Kota, Kamis, (17/01/2019), dihadiri sebanyak 42 ketua LMDH yang berasal dari Kabupaten Tuban, Lamongan dan gresik.

(met)